Lirik Baru RM BTS di Konser Viral, ARMY Kaitkan dengan Grammy

Jumali
Jumali Jum'at, 07 Agustus 2026 20:57 WIB
Lirik Baru RM BTS di Konser Viral, ARMY Kaitkan dengan Grammy

Grup idola K-pop asal Korea Selatan, BTS. - X @bts_bighi.

Harianjogja.com, JOGJA—RM BTS menjadi sorotan setelah mengubah lirik lagu MIC Drop saat konser di Foxborough. Aksi tersebut memicu spekulasi ARMY bahwa BTS sedang mengirim pesan khusus terkait Grammy Awards.

Momen yang viral itu terjadi ketika RM menyanyikan bagian lirik yang berbeda dari versi aslinya. Ia melantunkan kalimat, “Haters gonna hate and we players gonna play. We don't say ‘Hello’, we say Annyeonghaseyo.”

Kalimat tersebut secara sederhana dapat dimaknai bahwa para pembenci akan tetap membenci, sementara mereka yang berkarya akan terus melangkah maju. RM juga menegaskan identitas budaya Korea dengan menyebut salam “Annyeonghaseyo” alih-alih menggunakan sapaan bahasa Inggris.

Tak lama setelah konser berlangsung, cuplikan penampilan itu menyebar luas di berbagai platform media sosial. Banyak penggemar BTS atau ARMY menilai perubahan lirik tersebut memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar improvisasi di atas panggung.

Dikaitkan dengan Keputusan Tidak Mengikuti Grammy

Dilansir dari Koreaboo, sejumlah penggemar menghubungkan perubahan lirik tersebut dengan keputusan BTS yang dikabarkan tidak mengajukan karya mereka untuk dipertimbangkan dalam ajang Grammy Awards 2027.

Menurut interpretasi sebagian ARMY, kalimat yang dibawakan RM mencerminkan sikap BTS yang ingin tetap mempertahankan identitas mereka sebagai musisi Korea di tengah dominasi industri musik Barat.

Pesan itu dianggap sebagai penegasan bahwa BTS tidak membutuhkan pengakuan dari institusi tertentu untuk membuktikan kualitas musik mereka. Bagi banyak penggemar, pernyataan tersebut memperlihatkan rasa percaya diri grup yang telah membangun basis penggemar global selama bertahun-tahun.

Spekulasi tersebut semakin menguat setelah BTS mengumumkan pada 29 Juli 2026 bahwa mereka tidak akan mengikuti proses nominasi Grammy tahun depan.

Dalam pernyataan yang beredar, para anggota BTS menyampaikan harapan agar karya musik dapat diapresiasi berdasarkan kualitasnya, bukan dikategorikan berdasarkan bahasa atau wilayah asal musisi.

Keputusan tersebut muncul setelah Grammy memperkenalkan kategori baru bertajuk Best Asian Pop Music Performance. Kehadiran kategori tersebut memunculkan perdebatan karena sebagian pihak menilai langkah itu berpotensi memisahkan artis Asia dari persaingan di kategori-kategori utama.

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Meski spekulasi terus berkembang, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari RM maupun agensi BigHit Music yang mengonfirmasi bahwa perubahan lirik dalam MIC Drop memang ditujukan sebagai sindiran terhadap Grammy Awards.

Karena itu, berbagai interpretasi yang beredar saat ini masih sebatas pandangan penggemar dan pengguna media sosial.

Namun demikian, momen tersebut tetap menjadi topik hangat di komunitas ARMY. Banyak penggemar memuji keberanian RM menampilkan pesan yang dianggap mencerminkan kebanggaan terhadap identitas budaya Korea di panggung internasional.

Dukungan ARMY Menggema di Konser

Dukungan penggemar juga terlihat selama konser berlangsung. Sejumlah ARMY membawa berbagai spanduk yang berisi pesan dukungan kepada BTS.

Beberapa di antaranya bertuliskan “Grammy? No Thank You” serta “Who Needs A Grammy When You Have ARMYs”. Tulisan tersebut menjadi simbol dukungan bahwa BTS tetap memiliki basis penggemar yang kuat tanpa harus bergantung pada penghargaan tertentu.

Terlepas dari berbagai spekulasi yang muncul, satu hal yang tak terbantahkan adalah pengaruh besar BTS di panggung global. Perubahan satu baris lirik yang dilakukan RM mampu memicu diskusi internasional dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital.

Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana setiap langkah BTS, sekecil apa pun, selalu menarik perhatian publik dan memunculkan beragam interpretasi dari jutaan penggemar di seluruh dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online