Prakiraan Cuaca Selasa 6 Oktober Belum Hujan, Suhu Bisa Capai 35 Derajat
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
Sutradara dan pemain film Glo, Kau Cahaya saat memberikan keterangan terkait film tersebut di Jakarta. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah film bertajuk Glo, Kau Cahaya akan segera dirilis di bioskop pada 9 Maret 2023 mendatang. Film ini menceritakan tentang kisah heroik putri Papua ini yang bangkit dari keterpurukan setelah sempat depresi akibat mengalami kelumpuhan saat menjadi jawara pada cabang olahraga renang.
Di film ini menceritakan bagaimana seorang perempuan muda yang mengambil setting Papua berusaha untuk keluar dari ruang depresi yang mendera dengan diperankan lewat sosok Gloria atau Glo. Gloria merupakan atlet renang yang telah meraih sejumlah kejuaraan sejak usia belia. Akan tetapi harus mengalami nasib nahas, selain kehilangan kedua orang tuanya akibat kecelakaan pesawat, ia harus terpuruk dengan kondisi kedua kaki yang mengalami kelumpuhan. Glo pun merasa depresi dengan keadaannya.
BACA JUGA : 10 Film Pendek Hasil Kompro Tayang Perdana di JAFF 2022
Akan tetapi ada sang nenek Isy, yang selalu mendampinginya. Lewat sang nenek itulah ia mendapatakan suntikan motivasi untuk bangkit. Sampai akhirnya, secercah harapan kembali muncul di tengah kondisinya sebagai penyandang disabilitas. Gloria pun dapat mengikuti kembali kejuaraan renang untuk atlet difabel pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua. Dari kejuaraan tersebut, Gloria pun belajar mengenai esensi kemenangan yang sesungguhnya.
“Film ini memberikan banyak pelajaran mengenai pentingnya kesehatan mental dimiliki anak-anak muda di Indonesia. Film yang terinspirasi dari beberapa kisah nyata tersebut menggambarkan perjuangan Gloria, yang telah memperoleh prestasi di usia muda, untuk bangkit kembali itu bukan sesuatu yang mudah. Dalam perjalanannya, Gloria bahkan harus belajar menerima takdir yang menghinggapinya,” kata Sutradara Ani Ema Susanti dalam rilisnya, Kamis (2/3/2023).
Ema tak menampik kisah dalam film berdurasi 93 menit ini nyaris serupa kisah hidupnya yang berliku. Di mana ia pernah terpaksa harus menunda kuliah karena harus bekerja sebagai imigran di Hongkong dengan membantu perekonomian keluarga. Meski pun harus bekerja sebagai helper di luar negeri jauh dari keluarga dan sanak-saudara, Ema tak putus asa.
BACA JUGA : Film tentang Sumbu Filosofi Jogja Diluncurkan
Dari pengalamannya bekerja sebagai TKI, ia justru mampu berkarya dengan menyutradarai film Helper Hongkong Ngampus yang membawanya meraih penghargaan Eagle Awards tahun 2007. Film tersebut di kemudian hari menginspirasi pemerintah Hongkong untuk memfasilitasi para TKI agar bisa mengenyam pendidikan formal.
Glo, Kau Cahaya menjadi film panjang pertama buatan Ema dengan memakan waktu syuting sekitar sebulan. Kendala yang dihadapi tim saat melakukan syuting di antaranya adalah cuaca ekstrem yang terjadi di Papua. Selain itu ada tantangan melakukan validasi karena semua menggunakan Bahasa Papua. Pemeran dalam film ini antara lain Wulan Guritno, Kevin Royano, Tatyana Akman, Monalisa Sembor, Ratna Riantiarno dan lain-lain.
“Saya harus benar-benar mengecek dialognya supaya benar, mengingat saya pribadi tidak fasih berbahasa Papua," kata Ema.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
Pew Research Center mencatat 10 negara dengan proporsi warga yang tidak berdoa setiap hari. Swedia tertinggi, disusul Hungaria dan Jerman.
Pematangan lahan PSEL Piyungan dimulai Oktober 2026 dan ditargetkan rampung Desember sebelum pembangunan fisik dimulai.
Empat WNI korban pembajakan kapal MT Honour 25 oleh perompak Somalia dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.
MK tak menerima gugatan terkait syarat pendidikan Gibran karena pemohon dinilai tak memiliki kedudukan hukum mengajukan perkara.
Kapolda Jateng Roy Hardi Siahaan memerintahkan polisi menindak tegas narkotika, begal, perampokan, dan curanmor yang meresahkan masyarakat.