Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Kondisi kuku rapuh menjukkan gejala penyakit dalam tubuh/Times of India
Harianjogja.com, JAKARTA– Penyakit liver, adalah salah satu penyakit yang cukup mematikan dan menyakitkan.
Sayangnya tidak semua orang bisa langsung menyadari jika dirinya mengidap penyakit yang satu ini, hingga kondisinya masuk dalam stadoum akhir.
Menurut penelitian, kondisi liver yang buruk bisa terlihat dari kelainan kuku penderitanya. Meskipun, belum diketahui apa hubungan antara perubahan kuku dengan sirosis ini.
Penelitian dari Departemen Dermatologi di Universitas Sohag menunjukkan perubahan tersebut mungkin merupakan konsekuensi dari penurunan kekebalan tubuh, kekurangan zat besi, anemia atau usia tua.
Badan kesehatan Inggris mengatakan, finger clubbing adalah tanda penyakit liver kronis, terutama pada tipe sirosis bilier primer dan hepatitis aktif kronis.
"Biasanya, dua pertiga bagian proksimal lempeng kuku berubah menjadi bubuk putih dengan opacity ground-glass, dapat berkembang pada pasien dengan sirosis lanjut." tulis badan kesehatan tersebut dilansir dari Express.
Dalam penelitian awal juga terungkap jika kelainan jari pada sirosis bukan akibat kelainan tulang melainkan disebabkan oleh peningkatan aliran darah tepi dengan pelebaran pembuluh darah di jari.
Pada awalnya, perubahan kuku ini disebabkan oleh pelunakan bantalan kuku, diikuti dengan peningkatan sudut normal 160 derajat antara alas kuku dan lipatan kuku proksimal.
“Akhirnya kuku dan kulit periungual tampak berkilau dan kuku membentuk bubungan memanjang,” demikian penelitian tersebut menyebutkan.
Dalam studi tersebut, sebanyak 80,5 persen pasien dengan penyakit hati menunjukkan perubahan kuku. Angka ini lebih banyak dibandingkan pada penelitian-penelitian sebelumnya.
Dalam sebuah penelitian di Mesir pada tahun 2010, misalnya, para peneliti mencatat perubahan kuku sebanyak 68 persen pasien dengan penyakit hati.
Pada 2013, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Evolution of Medical and Dental Sciences melaporkan perubahan kuku pada 72 persen sampel yang diteliti.
Berapa lama gejala sirosis muncul?
Secara umum dianggap bahwa perkembangan dari penyakit hati berlemak non-alkohol tahap awal membutuhkan waktu puluhan tahun.
Studi terbaru, bagaimanapun, telah menemukan bahwa beberapa kasus berkembang pesat, dalam waktu singkat dua tahun.
Adapun, gejala sirosis umumnya meliputi berikut ini:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.