Advertisement

Kenali Beragam Penyebab Seseorang Bisa Terkena Infeksi Saluran Kemih

Mia Chitra Dinisari
Kamis, 22 Desember 2022 - 13:17 WIB
Bhekti Suryani
Kenali Beragam Penyebab Seseorang Bisa Terkena Infeksi Saluran Kemih Ilustrasi ISK - boldsky.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Sebagian perempuan mungkin pernah mengalami infeksi saluran kemih (ISK) yang rasanya sangat menyakitkan dan mengganggu.

Meskipun, penyakit yang satu ini juga bisa terjadi pada pria, tapi kebanyakan perempuan yang mengeluhkannya.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

ISK bahkan dapat memengaruhi setiap bagian dari sistem kemih termasuk ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra.

Gejalanya terdiri dari nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, merasa terus menerus ingin buang air kecil pada malam hari, kencing keruh, gelap dan berbau. Bahkan, jika kondisi makin parah bisa muncul darah dalam urin.

Ada beragam penyebab penyakit ISK berikut ini yang mungkin tidak Anda sadari

1. Kelebihan asupan gula

Jika Anda suka makan makanan dan minuman manis, Anda mungkin rentan terhadap infeksi ISK. Pasalnya, bakteri penyebab ISK suka berpesta gula dan berkembang biak karenanya. Ini juga salah satu alasan mengapa diabetes dan memiliki kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko infeksi ISK.

BACA JUGA: Pengin Wajah Glowing? Ini Langkah Pertama Perawatan yang Benar

2. Salah membersihkan organ intim

ISK dikatakan lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria. Setelah buang air kecil, perempuan sering menyeka dari depan ke belakang dengan kertas toilet, yang menurut para ahli dapat menyebarkan bakteri dari area dubur ke uretra. Ini dapat menyebabkan infeksi ISK. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengingat untuk menyeka dari belakang ke depan setelah menggunakan kamar kecil.

3. Tidak buang air kecil setelah berhubungan seks

Seperti yang telah dibahas, bakteri dapat menyebar di area genital, terutama saat berhubungan seks, oleh karena itu buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seks sangat penting untuk mencegah infeksi. Namun, ini mungkin tidak berlaku untuk semua orang. Beberapa orang mungkin tidak mengalami infeksi apa pun meskipun mereka tidak buang air kecil setelah berhubungan seks, sementara yang lain mungkin mengalami infeksi meskipun mereka buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seks.

4. Kurang minum air

Tetap terhidrasi adalah kunci untuk mencegah semua jenis penyakit - bahkan ISK. Konon, tidak minum cukup air atau dehidrasi dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Orang dengan ISK sering disarankan untuk minum 6-8 gelas (1,5 hingga 2 liter) air setiap hari untuk menghilangkan bakteri.

5. Program KB

Beberapa jenis KB seperti spiral, penutup serviks, spermisida, dan kondom spermisida dapat meningkatkan risiko terkena ISK. Karena itu, Anda harus memikirkan kembali alat kontrasepsi Anda untuk mencegah infeksi. Yang terbaik adalah berbicara dengan dokter Anda ketika memilih jenis kontrasepsi yang tepat untuk Anda.

6. Terlalu banyak seks

Seks pasti dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi ISK, itulah sebabnya kondisi ini sering disebut sebagai "sistitis bulan madu". Hal ini terjadi karena saat berhubungan seks, bakteri dapat berpindah dari vagina dan perineum ke uretra. Perineum adalah area antara vagina dan anus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Rituxikal, Obat Kanker Asli Buatan Indonesia Kini Resmi Kantongi Izin Edar BPOM

News
| Senin, 30 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Pantai Nglambor, Surganya Biota Laut Gunungkidul

Wisata
| Senin, 30 Januari 2023, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement