Ledakan Tambang Batu Bara di China Tewaskan 82 Pekerja
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
Ilustrasi kamera tersembunyi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Hasil karya fotografi sebenarnya bisa dimonetisasi oleh para pemegang hak cipta. Meski demikian, perlu kiat ketika menjual sebuah karya foto kepada para penggunanya.
Fotografer Michael Sidharta mengatakan ada beberapa strategi yang harus dipahami ketika akan menjual atau mengomersialisasi karya foto. Beberapa skenario yang bisa dipakai oleh fotografer sebagai pemegang hak cipta antara lain, hak eksklusif yang membuat foto tidak boleh dipakai oleh pihak lain ketika sudah dijual ke satu pihak. Skenario ini biasanya harganya mahal, tetapi pemegang hak cipta harus berhati-hati agar jangan sampai menggunakan foto tersebut untuk keperluan apa pun.
BACA JUGA: Jangan Dibuang, Ampas Kopi Punya Khasiat Ampuh
“Karena jika sampai digunakan, pembeli akan menuntut dan itu pernah terjadi,” katanya dalam diskusi online bertajuk Mengupas Fotografi dari Sisi Perlindungan Hak Cipta, Selasa (15/11/2022).
Jika masih ingin menggunakan foto itu untuk pihak lain, fotografer bisa memakai skenario hak non-eksklusif, namun biasanya nominal komersialnya tidak sebesar di hak eksklusif. Selain itu, paling penting pembeli harus dijelaskan bahwa foto tersebut bisa digunakan oleh pihak lain.
“Cara lain bisa dengan limited use atau izin penggunaan secara terbatas dalam kurun waktu tertentu. Misalnya digunakan setahun dan itu harus ada di kontrak, pemegang hak cipta bisa menuntut ketika melebih batas waktu atau lebih dari setahun,” katanya.
Terakhir, kata dia, skenario licencee fee atau biaya izin. Cara ini dilakukan dengan kontrak tertentu dengan kompensasi yang diberikan kepada pemegang hak cipta. “Misalnya saya pernah diajak kontrak dengan suatu perusahaan diminta untuk memotret kegiatan, selanjutnya foto itu menjadi milik perusahaan tersebut,” katanya.
Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kemenkumham Anggoro Dasananto dalam kesempatan itu mengatakan isu-isu perlindungan hak cipta karya fotografi di Indonesia memang perlu terus disosialisasikan. Perkembangan teknologi saat ini membuat orang-orang dengan mudah mencomot foto. Dengan diberikan perlindungan, fotografer dapat mengkomersialisasi karya mereka sehingga memberikan manfaat secara ekonomi.
Isu hak cipta di bidang fotografi muncul terkait seberapa jauh sebenarnya penggunaan karya foto. Selain itu pelanggaran hak cipta dalam proses karya fotografi yang berasal dari keterlibatan model atau aset intelektual milik pihak lain. Fotografi pada awalnya merupakan teknologi penangkap citra kini menjadi salah satu bagian penting dari elemen industri kreatif Indonesia.
BACA JUGA: Lakukan Ini agar Badan Tidak Gampang Sakit saat Musim Pancaroba
“Seorang fotografer kini tidak berdiri sendiri akan karyanya, namun juga dapat bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mengkomersialisasikan karyanya untuk mendapatkan manfaat yang lebih, utamanya nilai ekonomi,” katanya.
Mantan fotografer Kompas Arbain Rambey menyoroti perlunya pengadilan yang menangani pelanggaran hak cipta, karena selama ini kasus hukum pencurian foto belum pernah terselesaikan secara cepat di pengadilan umum. Selain itu adanya fenomena kebiasaan menggunakan foto bermasalah atau foto bukan karya sendiri sengaja untuk mengundang klik bait.
“Hak cipta itu kelihatannya mudah tetapi pembuktiannya itu bersalah atau bukan itu susah, itu masuk pengadilan umum masalahnya tidak pernah selesai,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.