Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN Baru Berlatar Auditor Antikorupsi
Profil Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN baru yang memiliki pengalaman panjang di bidang audit, investigasi, dan pengawasan keuangan negara.
Ilustrasi makanan manis. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pernahkah Anda merasa tak ingin berhenti mengonsumsi makanan dan minuman manis? Rupanya ada alasan mengapa makanan dan minuman manis membuat seseorang merasa ketagihan.
"Gula berlebihan akan mengaktivasi 'reward response'," kata dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas IndonesiA, Arti Indira dikutip dari Antara, Kamis (10/11/2022).
Artinya, ketika seseorang mengonsumsi gula secara berlebihan, tubuh merasa seperti diberi "reward".
Menurut Arti, sejumlah literatur menyatakan asupan gula berlebihan serupa seperti mengonsumsi narkoba karena memberikan efek kesenangan yang mirip dengan adiksi obat terlarang.
Alasan itu yang membuat Anda merasa ngidam ingin makan atau minum sesuatu yang manis terus menerus.
"Hati-hati konsumsi gula jangan sampai berlebihan," dia berpesan.
Di Indonesia, ketentuan batasan asupan gula harian yang dianjurkan telah tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan No.30/2013 yaitu konsumsi gula pada orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari.
Pola makan buruk dengan asupan gula berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak terhadap organ di dalam tubuh. Menurut Arti, konsumsi gula yang terlalu banyak bisa menimbulkan perlemakan hati, menimbulkan risiko masalah pada jantung dan membuat pankreas bekerja terlalu keras.
Gula yang terlalu banyak membuat pankreas harus terus memproduksi insulin yang membantu memasukkan glukosa dari pembuluh darah ke sel tubuh dan diubah menjadi energi. Hal ini dapat mengakibatkan resistensi insulin dan menjadi cikal bakal diabetes.
Asupan gula yang berlebihan juga bisa mempengaruhi kehidupan seks seseorang. "Libido jadi menurun," katanya.
Konsumsi gula yang terlalu banyak pun bisa mempengaruhi kesehatan kulit, membuat kulit lebih cepat keriput. Perawatan kulit yang canggih takkan maksimal bila tidak dibarengi dengan pola makan yang sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN baru yang memiliki pengalaman panjang di bidang audit, investigasi, dan pengawasan keuangan negara.
Pemkab Sleman salurkan bantuan lab komputer Rp299 juta ke 3 kampus di Jogja untuk dukung mahasiswa kurang mampu lewat program Sleman Pintar.
MTs Negeri 6 Bantul sukses menyelenggarakan Purnasiswa dan Haflah Qur’aniyah bagi siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Waroeng Omah Sawah, Rabu (3/6)
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.966 per dolar AS dipicu konflik Timur Tengah, inflasi, dan ekspektasi suku bunga The Fed.
Pemerintah telah mencairkan gaji ke-13 sebesar Rp24 triliun kepada 5,5 juta ASN dan pensiunan hingga awal Juni 2026.
Pelemahan rupiah bikin Jogja makin murah bagi wisman. Tingkat hunian hotel dan lama menginap meningkat signifikan.