Advertisement

Sering Konsumsi Makanan Manis Bikin Ketagihan, Ini Penjelasannya

Newswire
Kamis, 10 November 2022 - 07:47 WIB
Lajeng Padmaratri
Sering Konsumsi Makanan Manis Bikin Ketagihan, Ini Penjelasannya Ilustrasi makanan manis. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pernahkah Anda merasa tak ingin berhenti mengonsumsi makanan dan minuman manis? Rupanya ada alasan mengapa makanan dan minuman manis membuat seseorang merasa ketagihan.

"Gula berlebihan akan mengaktivasi 'reward response'," kata dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas IndonesiA, Arti Indira dikutip dari Antara, Kamis (10/11/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Artinya, ketika seseorang mengonsumsi gula secara berlebihan, tubuh merasa seperti diberi "reward".

Menurut Arti, sejumlah literatur menyatakan asupan gula berlebihan serupa seperti mengonsumsi narkoba karena memberikan efek kesenangan yang mirip dengan adiksi obat terlarang.

Alasan itu yang membuat Anda merasa ngidam ingin makan atau minum sesuatu yang manis terus menerus.

"Hati-hati konsumsi gula jangan sampai berlebihan," dia berpesan.

Di Indonesia, ketentuan batasan asupan gula harian yang dianjurkan telah tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan No.30/2013 yaitu konsumsi gula pada orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari.

Pola makan buruk dengan asupan gula berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak terhadap organ di dalam tubuh. Menurut Arti, konsumsi gula yang terlalu banyak bisa menimbulkan perlemakan hati, menimbulkan risiko masalah pada jantung dan membuat pankreas bekerja terlalu keras.

Gula yang terlalu banyak membuat pankreas harus terus memproduksi insulin yang membantu memasukkan glukosa dari pembuluh darah ke sel tubuh dan diubah menjadi energi. Hal ini dapat mengakibatkan resistensi insulin dan menjadi cikal bakal diabetes.

Asupan gula yang berlebihan juga bisa mempengaruhi kehidupan seks seseorang. "Libido jadi menurun," katanya.

Konsumsi gula yang terlalu banyak pun bisa mempengaruhi kesehatan kulit, membuat kulit lebih cepat keriput. Perawatan kulit yang canggih takkan maksimal bila tidak dibarengi dengan pola makan yang sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Rituxikal, Obat Kanker Asli Buatan Indonesia Kini Resmi Kantongi Izin Edar BPOM

News
| Senin, 30 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Pantai Nglambor, Surganya Biota Laut Gunungkidul

Wisata
| Senin, 30 Januari 2023, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement