Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 22 Juli 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Seniman asal Jogja, Oong Harry Wahyu dalam diskusi tentang Ruwat Jagat, Kamis (3/11/2022)./Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan seniman asal Kota Jogja menjadi penggerak dalam event budaya bertajuk Ruwat Jagat yang rencananya digelar di Pacitan, Jawa Tengah. Ruwat Jagat ini bakal dihadiri seniman dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka bersama-sama menjaga komitmen mencegah kerusakan lingkungan agar Bumi tetap bersahabat.
Salah satu seniman asal Jogja, Oong Harry Wahyu, mengatakan Ruwat Jagat banyak melibatkan seniman dari berbagai kota di Indonesia. Tujuan pelaksanaan adalah mengingatkan semua orang bahwa budaya menjadi elemen penting dalam pembangunan di Indonesia. Selain itu, acara ini untuk merespons pentingnya menghidupkan kembali kebudayaan di daerah pinggiran. Ruwat Jagat juga sebagai pengingat kondisi alam sudah rusak dan manusia yang harus bertanggung jawab untuk memperbaiki.
"Ruwat Jagat ini sebagai penanda untuk kita, bahwa alam sudah rusak ini juga karena manusia, maka kita harus meruwat diri. Setelah kami berpikir akhirnya menemukan Pacitan sebagai tempat ruwatan ini, sekaligus sebagai simbol upaya membangun Indonesia dari pinggiran," kata Oong dalam diskusi Ruwat Jagat di Jogja, Kamis (3/11/2022).
Ong mengatakan kegiatan itu sangat terbuka dengan seniman berbagai kota di Indonesia. Keterbukaan itu dilakukan agar kegiatan itu tidak hanya menjadi milik suatu kelompok tetapi secara universal seperti tema kegiatannya Ruwat Jagat.
“Perlu ditekankan jangan menganggap kesenian kita yang terbaik karena seni itu tidak ada yang paling buruk atau paling baik, seni itu ya seni, kita menambah pengetahuan dan jaringan,” ujarnya.
Penggagas Ruwat Jagat Abdillah Peci Miring menambahkan kegiatan itu terselenggara atas jejaring seniman Jogja dan beberapa kota lain dan mendapat dukungan dari Pemkab Pacitan serta berbagai komunitas. Ia mengatakan momentum itu menjadi tepat untuk mengabarkan pentingnya budaya menjadi elemen penting dalam pembangunan. Oleh karena itu energi budaya harus terus dirawat agar tetap lestari.
BACA JUGA: Kelompok Seniman Ini Ingin Kembalikan Malioboro jadi Pusat Seni dengan Pameran
“Kegiatan ini akan digelar pada 5 November 2022 di Kota Pacitan, bentuknya ada kirab tumpeng, doa bersama seni pertunjukan dan lain-lain. Ada berbagai seniman dari berbagai kota di Indonesia, dari Solo, Jogja, Makassar,” katanya.
Bupati Pacitan Nur Bayuaji yang hadir dalam diskusi itu sepakat bahwa kebudayaan harus menjadi elemen penting dalam proses pembangunan. Seni budaya dapat memberikan dampak kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap Ruwat Jagat ini harapan kami menjadi peristiwa kebudayaan untuk memperteguh dan menempatkan kebudayaan sebagai elemen penting pembangunan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Orang bertubuh kurus juga dapat mengalami kolesterol tinggi. Dokter spesialis jantung mengungkap empat penyebabnya, mulai dari faktor genetik, pola makan, kuran
Prabowo menyiapkan penguatan total BNN melalui regulasi, teknologi, SDM, infrastruktur, dan anggaran untuk memperkuat pemberantasan narkoba.
Jembatan Perintis Garuda di Jatisarono memangkas akses petani hingga empat kilometer dan membuka konektivitas antarpadukuhan di Kulonprogo.
Cicilan pertama Kopdes Merah Putih ke Himbara jatuh tempo pada September 2026. Pemerintah menargetkan seluruh persyaratan rampung pada Agustus.
Presiden AS Donald Trump menggelontorkan dana US$5 miliar atau sekitar Rp81 triliun untuk memperluas Genesis Mission, program AI nasional yang mempercepat penem