Advertisement
Di India, Monyet Jadi Pemilik 32 Hektar Tanah
Advertisement
Harianjogja.com, MAHARASHTRA—Penduduk di Upla, sebuah desa kecil di negara bagian Maharashtra, India, dikabarkan sangat menghormati keberadaan populasi monyet lokal. Bahkan, ada sebidang tanah yang terdaftar atas nama hewan tersebut.
Tanah pertanian sangat berharga di India hingga seringkali memicu sengketa tanah. Menariknya, ada fenomena menarik di Upla, sebuah desa yang menempatkan hewan kera turut serta dalam kepemilikan tanah.
Advertisement
Desa berpenduduk 1.600 orang dan 100 kera Rhesus itu menjunjung tinggi kera dengan selalu memberi mereka makan dan mengikutsertakannya dalam berbagai ritual. Bahkan, penduduk mendaftarkan 32 hektar tanah atas nama kera.
Kepala desa setempat mengonfirmasi hal ini. “Sementara dokumen dengan jelas menyatakan bahwa tanah itu milik monyet, tidak diketahui siapa yang membuat ketentuan untuk hewan ini dan kapan itu dilakukan,” kata kepala desa setempat, Bappa Padwal, baru-baru ini dilansir dari Oddity Central, Kamis (20/10/2022).
Saat ini, desa ini adalah rumah bagi hampir 100 monyet. Jumlah ini, kata Bappa, telah berkurang selama bertahun-tahun karena hewan-hewan itu tidak tinggal lama di satu tempat.
Penghormatan penduduk desa terhadap monyet ini bahkan termasuk ketika acara pernikahan. Times of India pernah melaporkan beberapa penduduk menawarkan hadiah kepada monyet selama upacara pernikahan, baru kemudian melanjutkan proses ritualnya.
Kedengarannya seperti monyet disembah, atau setidaknya dihormati di Upla, tetapi rupanya penduduk setempat melakukan hal yang sangat berbeda beberapa tahun yang lalu.
Saat itu, beberapa kantor berita melaporkan bahwa sekitar 300 kera meneror penduduk setempat, mencuri makanan mereka, memasuki rumah mereka tanpa diundang, dan bahkan menyerang mereka secara fisik. Hal itu membuat penduduk takut berjalan di desa, karena bisa diserang monyet. Namun, kini hal itu nampaknya sudah berubah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Oddity Central
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Target PAD Pariwisata Bantul 2026 Turun Jadi Rp29 Miliar
- Pelepasan 1.000 Balon Jadi Penanda Awal 2026 di HeHa Sky View Patuk
- Libur Nataru, Kunjungan Plunyon-Kalikuning Naik Tajam
- Awali 2026, InJourney Sambut Wisatawan dengan Budaya dan Aksi Hijau
- Penanganan Pohon Rawan Tumbang di Bantul Terkendala Kewenangan
Advertisement
Advertisement




