FAJI Sleman Resmi Berdiri, Langsung Persiapan Ikuti 2 Kejuaraan
Pengda FAJI DIY mengukuhkan struktur kepengurusan Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI Sleman periode 2026 - 2030.
The Melting Minds tampil di hari kedua Jogjarockarta di kawasan wisata Tebing Breksi, Minggu (25/9/2022). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Tak ada yang menyangka The Melting Minds tampil di acara sebesar Jogjarockarta, termasuk para personelnya sendiri.
Namun, hal itu tak mengendurkan semangat mereka untuk bersenang-senang di panggung besar selevel Jogjarockarta, tepatnya di hari kedua Jogjarockarta di kawasan wisata Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, Minggu (25/9/2022) siang.
“Luar biasa bagi kami yang dari Gunungkidul dapat kesempatan tampil di sini [Jogjarockarta]. Gunungkidul memang banyak potensi musik yang luar biasa. Kami di sini mewakili teman-teman dari Gunungkidul,” ungkap sang gitaris sekaligus vokalis, Slinky Bones, Minggu,
Ya. The Melting Minds memang tak malu menutup-nutupi asal mereka yang dari Wonosari, Gunungkidul. Bahkan mereka selalu menyebut mereka The Melting Minds, Made in Wonosari.
Made in Wonosari yang mampu menyihir publik Jogjarockarta untuk tak berhenti menyimak aksi musik mereka. Psikedelik rok The Melting Minds dibawakan ketujuh personelnya dengan penuh energik.
Tampil kompak berbaju putih bercelana hitam, The Melting Minds. Seperti biasa, salah satu drummer-nya, Wawakzk, naik ke kursi drum untuk ikut menggelorakan arena moshpit Jogjarockarta.
Bukan di balik drum melainkan berjejer dengan barisan gitaris dan bassist di depan panggung. Setelah itu, seperti biasa, selepas beberapa lagu, Wawakzk mencopot bajunya. Seperti yang kerap dia lakukan di aksi-aksi panggung lainnya.
“Apik tenan. Wes koyo band luar negeri [Bagus sekali. Sudah seperti band luar negeri],” ungkap Krisna, warga Jogja, yang menonton Jogjarockarta pada Minggu siang bolong.
Co-founder Jogjarockarta, Bakkar Wibowo, mengaku The Melting Minds menarik untuk ditampilkan di Jogjarockarta karena potensi musik mereka sangat unik.
Komposisi musik yang dibawakan tujuh anggota kutus goib asal Wonosari itu sangat jarang ditemui di Jogja bahkan di Indonesia. “Sangat keren sekali The Melting Minds ini,” ujarnya dalam sebuah konferensi pers pada Juli 2022.
Ungkapan yang seakan meneguhkan kiprah The Melting Minds, tujuh anggota kultus goib asal Wonosari, yang kini masuk sebagai nominator AMI Awards 2022 untuk kategori album rock terbaik lewat album mereka, Alternate Universe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengda FAJI DIY mengukuhkan struktur kepengurusan Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI Sleman periode 2026 - 2030.
Harga emas Pegadaian hari ini, 14 September 2026, untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Gempa M5,2 mengguncang tenggara Kabupaten Malang, Senin pagi. BMKG menyebut gempa berkedalaman 10 km dan tak berpotensi tsunami.
Jorge Martin gagal menang di MotoGP San Marino 2026 karena arm pump. Ia finis kelima dan pertimbangkan operasi setelah GP Austria.
Pro Ref mengakui VAR salah mengesahkan gol Haaland dalam kemenangan Man City atas MU 1-0 di Old Trafford.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.