Syarat Gratis Nonton Suadesa Festival, Bawa 3 Botol Plastik Bekas
Division Head Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Gas Negara, Krisdyan Widagdo Adhi (kanan), dalam konferensi pers, Jumat (21/8/2026). - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Suadesa Festival 2026 di Kawasan Kuliner Tiyasan, Gandok Tambakan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman pada 22-23 Agustus 2026 menggratiskan orang untuk menonton dengan syarat membawa tiga botol plastik bekas.
Division Head Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Gas Negara, Krisdyan Widagdo Adhi, mengatakan konsep penukaran tiga botol plastik tersebut tak cuma untuk menarik pengunjung.
Ide itu sekaligus merupakan bentuk edukasi serta kepedulian panitia terhadap persoalan sampah yang terus dialami daerah-daerah di Indonesia, utamanya Jogja.
“Festival dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengajak masyarakat mulai memperhatikan sampah melalui cara yang sederhana dan dekat dengan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya dalam konferensi pers, Jumat (21/8/2026)
Selain mengangkat kepedulian lingkungan, Suadesa Festival juga mengajak publik untuk peduli dengan korban bencana gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Krisdyan menuturkan sebagian hasil penjualan dalam program sembako murah akan dialokasikan untuk membantu korban bencana di NTT. Dengan demikian, kesenangan pengunjung menikmati musik dan berbelanja produk lokal diharapkan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Festival yang digelar PGN, Subholding Gas Pertamina, ini memadukan kuliner lokal, produk UMKM, pertunjukan seni dan budaya, edukasi serta kegiatan peduli lingkungan. PGN menjadikannya ruang untuk memperkuat kemandirian masyarakat melalui potensi kuliner, ekonomi kreatif, dan desa wisata.
Lurah Sinduharjo Sudarja melihat kegiatan Suadesa Festival selama dua hari ini sebagai kesempatan bagi masyarakat Gandok Tambakan untuk memperkenalkan berbagai potensi yang mereka miliki.
“Suadesa Festival 2026 memberi ruang bagi berbagai potensi yang dimiliki masyarakat untuk lebih dikenal dan bertemu dengan lebih banyak orang. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterlibatan warga sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan usaha dan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ada empat program utama yang menjadi bagian Suadesa Festival 2026, yakni Pasar UMKM Suadesa, Panggung Rakyat Suadesa, Workshop Suadesa, dan Suadesa Peduli. Keempatnya membawa misi berbeda, mulai dari penguatan ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat hingga seni budaya dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui Pasar UMKM Suadesa, pelaku usaha lokal dapat memasarkan berbagai produk, mulai dari kuliner, kerajinan, fesyen, jasa, hingga produk kreatif. Program tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring sekaligus membuka peluang pasar.
"Melalui Pasar UMKM Suadesa, pelaku usaha lokal dapat memasarkan produk kuliner, kerajinan, fesyen, jasa, dan produk kreatif sekaligus memperluas jejaring dan peluang pasar," katanya
Sementara itu, Panggung Suadesa akan menghadirkan pertunjukan seni tradisi masyarakat lokal serta penampilan musisi lokal dan nasional. Sejumlah nama yang dijadwalkan tampil antara lain Jogja 90S, Jikustik, hingga The Rain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share