Rusia Dukung Nuklir Korut, Tolak Seruan Denuklirisasi
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Ilustrasi perempuan berusia 50 tahun yang konsumsi makanan tidak sehat/Freepik
Harianjogja.com, SOLO - Sering tak disadari jika tiga jenis makanan berikut ini sangat berbahaya untuk ginjal. Makanan-makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh mereka yang sudah terserang penyakit ginjal.
Wacana yang berkembang meminta semua orang mengonsumsi makanan sehat. Namun bagi mereka yang punya masalah ginjal, yang dimaksud makanan sehat juga perlu diperhatikan.
Sebab beberapa makanan sehat justru memiliki dampak yang berbahaya buat penderita penyakit ginjal.
Bahan makanan yang mengandung mineral tingkat tinggi, seperti natrium, kalium dan fosfor, yang menekan ginjal dan dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan ginjal.
Pedoman diet untuk penyakit ginjal dan diabetes bervariasi berdasarkan stadium penyakit ginjal.
Tujuannya adalah untuk mencegah penumpukan berbagai bahan kimia, nutrisi, dan produk limbah dalam darah untuk menjaga fungsi ginjal.
BACA JUGA: Masih Ada Kalurahan di DIY yang Tidak Mencairkan Danais, Kenapa?
Umumnya, orang dengan penyakit ginjal harus mengkonsumsi tidak lebih dari 2.300 mg masing-masing natrium.
Berikut ini adalah tiga jenis makanan yang berbahaya untuk ginjal:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Harga Land Cruiser FJ di Indonesia masih dikalkulasi Toyota sebelum meluncur akhir 2026. Di Jepang, harganya mulai Rp500 jutaan.
LPS menekankan tiga kunci penguatan BPRS, yakni tone from the top, manajemen risiko proaktif, serta integrasi Governance, Risk, dan Compliance.
Hiromu Tanaka takjub atmosfer Maguwoharjo saat debut kandang PSS dan bertekad membalas loyalitas suporter dengan kemenangan.
Dinkes Bantul menemukan bakteri Bacillus sp pada menu bistik galantin dalam kasus keracunan MBG di Jetis yang menimpa 53 orang.
Amran mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai label. Kerugian konsumen diperkirakan mencapai Rp89 triliun.