Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Bagaimana responsmu saat mengetahui rambut kesayanganmu bercabang? Kaget bukan?
Rambut bercabang memang menjadi masalah bagi semua orang, terutama kaum wanita. Apalagi bagi mereka yang ukuran rambutnya sudah panjang.
Untuk melakukan perawatan terhadap rambut bercabang, kamu harus tahu penyebabnya agar hal yang salah jangan sampai terulang.
Dilansir dari Pantene, berikut ini lima kesalahan yang membuat rambut bercabang:
Ini adalah penyebab rambut bercabang. Apalagi saat menyisir rambut dalam keadaan basah. Dalam kondisi ini, rambut kamu sedang rapu dan rentan kerusakan. Untuk itu sangat disarankan untuk menyisir rambut dalam kondisi yang sudah kering. Jika terpaksa, kamu wajib menyisir rambutmu dengan perlahan dan lembut.
Sinar matahari dan alat styling seperi hair dryer dan catokan jadi penyebab rambut bercabang lainnya. Hawa panas mampu melemahkan akar rambut dan menjadikannya rapuh. Jadi, pastikan untuk meminimalisir pemakaiannya.
Lupa pakai kondisioner juga fatal akibatnya. Jadi, jangan sepelekan penggunaan dan manfaat kondisioner setelah keramas agar rambut bercabang bisa terhindari.
Proses pewarnaan rambut menggunakan bahan kimia bisa menghilangkan lipid dari rambut. Mengingat fungsi lipid yang mampu menjaga serat rambut agar tetap menyatu, maka dalam keadaan rusak, rambut kamu jadi rentan terhadap kerusakan dan cabang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.