Wamenaker Dorong Revisi UU Warisan Belanda dan Aturan K3
Wamenaker Afriansyah Noor mendorong revisi UU UAP 1930 dan aturan K3 karena dinilai tidak lagi sesuai dengan perkembangan industri modern.
Kontes musik Euorvision/Instagram Euorvision
Harianjogja.com, JOGJA—Kontes musik Eurovision berpotensi besar diadakan di Inggris pada 2023. Hal ini setelah penyelenggara menilai terlalu berisiko untuk menyelenggarakan acara di Ukraina, khususnya saat konflik masih berlangsung.
Dalam beberapa dekade ini, sudah menjadi tradisi bahwa negara pemenang harusnya menjadi tuan rumah untuk kontes di tahun berikutnya. Peserta dari Ukraina merupakan pemenang pada kontes tahun 2022. Namun penyelenggara mengatakan dibutuhkan jaminan keamanan untuk kompetisi dihelat.
Oleh karena itu penyelenggara memutuskan Eurovision 2023 akan diadakan di negara pemenang kedua yaitu Inggris. Pihak Ukraina dikabarkan tidak menyukai usulan tersebut dan menyatakan kecewa.
BACA JUGA: Serial Pretty Little Liars: Original Sin Resmi Tayang Juli, Ini Sinopsisnya
Menteri Kebudayaan Ukraina, Oleksandr Tkachenko, menginginkan lebih banyak negosiasi dengan keyakinan mereka bisa mengakomodir semua komitmen yang dijanjikan.
Adapun perwakilan Inggris di konten Eurovision 2022 adalah Sam Ryder yang menghadirkan "SPACE MAN" dan menempati urutan kedua dengan selisih hasil yang tipis dengan pemenang pertama Kalush Orchestra dari Ukraina.
Penyelenggara European Broadcasting Union (EBU) mengatakan sedang berdiskusi dengan penyiar Inggris BBC untuk menjadi tuan rumah acara berikutnya. Hal itu mengingat acara ini biasanya menarik penonton hingga 200 juta lewat televisi.
"EBU ... berbagi kesedihan dan kekecewaan mereka bahwa kontes tahun depan tidak dapat diadakan di Ukraina," kata Penyelenggara Kontes Lagu Eurovision, dikutib dari Reuters, Minggu (19/6/2022).
BACA JUGA: Akhirnya Rilis Juga, Cek Album Baru Snoop Dogg, Death Row Summer 2022
Lebih lanjut mereka mengatakan, "Ini adalah niat penuh kami bahwa kemenangan Ukraina akan tercermin dalam pertunjukan tahun depan."
Mereka pun menjanjikan budaya hingga kreativitas terkait Ukraina akan ditunjukkan dalam Eurovision 2023.
Terakhir kali Inggris menjadi tuan rumah kompetisi tahunan itu adalah pada 1998 ketika diadakan di Birmingham setelah band rock Inggris Katrina dan lagu Love Shine a Light memenangkan tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wamenaker Afriansyah Noor mendorong revisi UU UAP 1930 dan aturan K3 karena dinilai tidak lagi sesuai dengan perkembangan industri modern.
Ratifikasi Konvensi ILO 188 ditegaskan Indonesia untuk memperkuat perlindungan awak kapal perikanan dan menjamin standar kerja layak di sektor maritim.
Prabowo melantik Kepala BGN baru Nanik S Deyang dan Said Iqbal sore ini. Istana juga menegaskan tidak ada rencana mengganti Menteri Keuangan.
PPPK Kemensos 2026 resmi dibuka. Simak syarat, cara daftar SSCASN, formasi tendik Sekolah Rakyat, dan jadwal lengkap seleksinya.
Disiplin anak tanpa kekerasan menjadi fokus Parenting PAUD di Pekalongan. Orang tua diajak menerapkan pola asuh positif dan penuh kasih sayang.
Bahlil Lahadalia memastikan skema bagi hasil tambang ala migas batal diterapkan. Pemerintah menegaskan aturan minerba tetap berlaku tanpa perubahan.