OJK Catat 42 Multifinance Alami Kredit Macet di Atas 5 Persen
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
6 kategori Orang yang dilarang makan Daging merah berprotein/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA — Sering mengonsumsi daging merah bisa memicu peningkatan risiko terkena kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, yang berisiko tinggi menyebabkan risiko penyakit jantung dan jenis kanker tertentu.
Beberapa penelitian bahkan menemukan asupan tinggi daging merah meningkatkan risiko terkena diabetes, dan dapat mengurangi rentang hidup seseorang.
Selain itu, cara memasak daging merah juga bisa memperparah risiko tersebut.
Dilansir dari Eat This Not That, jika Anda memilih untuk memanggangnya, ini dapat membuat daging mengandung karsinogen berbahaya yang memicu peningkatan risiko kanker.
Orang dengan kolesterol tinggi tidak boleh makan sepotong steak atau hamburger setiap hari. Jika Anda sudah memiliki kolesterol tinggi, mengonsumsi daging merah terlalu sering akan memperparah kadar kolesterol Anda.
BACA JUGA: Gejala Kolesterol Tinggi Terlihat di Mata Anda, Kenali Tandanya Sebelum Terlambat!
Alpha-gal (galaktosa-α-1,3-galaktosa) adalah molekul gula yang ditemukan pada mamalia, dan tidak ditemukan pada ikan, burung, reptil, atau manusia. Mengkonsumsi daging bagi yang memiliki Sindrom Alpha-Gal dapat menyebabkan gatal-gatal, mual, muntah, mulas, diare, batuk, penurunan tekanan darah, sakit perut yang parah, dan pembengkakan di bibir atau mata, atau tenggorokan.
Orang dengan penyakit jantung harus sangat berhati-hati dalam mengonsumsi daging merah. Umumnya, seseorang dengan penyakit jantung sudah memiliki penumpukan plak tidak sehat di arteri mereka, makan makanan tidak sehat seperti lemak jenuh atau lemak trans dapat menyebabkan penumpukan plak lebih banyak lagi. Penumpukan plak ini, jika semakin menyempit, dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.
Diet protein tinggi ketika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik bisa berbahaya. Anda perlu menurunkan asupan antara 0,6-0,8 gram protein per kilogram berat badan tergantung pada fungsi ginjal Anda.
Jika Anda memiliki satu atau beberapa faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, tidak aktif secara fisik, dan/atau sedang menjalani pola makan yang tidak sehat, kemungkinan besar Anda harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi daging merah.
Ada penelitian yang menunjukkan seringnya konsumsi daging merah dan daging olahan berisiko lebih tinggi terkena kanker usus besar. Oleh karena itu, orang-orang dengan riwayat keluarga kanker usus besar, harus lebih berhati-hati dalam hal daging merah. Daging merah dan daging olahan dapat menyebabkan kerusakan genetik yang juga dapat menyebabkan kanker usus besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Elon Musk investasi US$1 miliar di bisnis turbin gas saat xAI menghadapi gugatan polusi terkait penggunaan turbin untuk data center AI.
Persib menang 1-0 atas FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027 lewat gol cepat Julio Cesar.
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi di Indonesia dengan baterai 10.000 mAh, harga mulai Rp7,499 juta dan prapesan 16–24 September 2026.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.