Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
6 kategori Orang yang dilarang makan Daging merah berprotein/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA — Sering mengonsumsi daging merah bisa memicu peningkatan risiko terkena kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, yang berisiko tinggi menyebabkan risiko penyakit jantung dan jenis kanker tertentu.
Beberapa penelitian bahkan menemukan asupan tinggi daging merah meningkatkan risiko terkena diabetes, dan dapat mengurangi rentang hidup seseorang.
Selain itu, cara memasak daging merah juga bisa memperparah risiko tersebut.
Dilansir dari Eat This Not That, jika Anda memilih untuk memanggangnya, ini dapat membuat daging mengandung karsinogen berbahaya yang memicu peningkatan risiko kanker.
Orang dengan kolesterol tinggi tidak boleh makan sepotong steak atau hamburger setiap hari. Jika Anda sudah memiliki kolesterol tinggi, mengonsumsi daging merah terlalu sering akan memperparah kadar kolesterol Anda.
BACA JUGA: Gejala Kolesterol Tinggi Terlihat di Mata Anda, Kenali Tandanya Sebelum Terlambat!
Alpha-gal (galaktosa-α-1,3-galaktosa) adalah molekul gula yang ditemukan pada mamalia, dan tidak ditemukan pada ikan, burung, reptil, atau manusia. Mengkonsumsi daging bagi yang memiliki Sindrom Alpha-Gal dapat menyebabkan gatal-gatal, mual, muntah, mulas, diare, batuk, penurunan tekanan darah, sakit perut yang parah, dan pembengkakan di bibir atau mata, atau tenggorokan.
Orang dengan penyakit jantung harus sangat berhati-hati dalam mengonsumsi daging merah. Umumnya, seseorang dengan penyakit jantung sudah memiliki penumpukan plak tidak sehat di arteri mereka, makan makanan tidak sehat seperti lemak jenuh atau lemak trans dapat menyebabkan penumpukan plak lebih banyak lagi. Penumpukan plak ini, jika semakin menyempit, dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.
Diet protein tinggi ketika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik bisa berbahaya. Anda perlu menurunkan asupan antara 0,6-0,8 gram protein per kilogram berat badan tergantung pada fungsi ginjal Anda.
Jika Anda memiliki satu atau beberapa faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, tidak aktif secara fisik, dan/atau sedang menjalani pola makan yang tidak sehat, kemungkinan besar Anda harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi daging merah.
Ada penelitian yang menunjukkan seringnya konsumsi daging merah dan daging olahan berisiko lebih tinggi terkena kanker usus besar. Oleh karena itu, orang-orang dengan riwayat keluarga kanker usus besar, harus lebih berhati-hati dalam hal daging merah. Daging merah dan daging olahan dapat menyebabkan kerusakan genetik yang juga dapat menyebabkan kanker usus besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
KPK tidak menindak dugaan pelanggaran etik Setya Budi Dias karena yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi insan KPK.
Lelang aset Sritex di KPKNL Surakarta masih stagnan. Eks pekerja berharap Danantara segera mengakuisisi pabrik dan menyelesaikan pesangon
Peringatan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dikemas melalui rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan yang dibuka pada Sabtu (15/8) di Paseban Bantul
Dispar Kaltim bersama komunitas menanam 75 fragmen karang di Pulau Miang memakai metode MARRS untuk menjaga wisata bahari
Hari keenam pencarian KMP Putri Yasmin, Tim SAR mengerahkan pesawat Cassa TNI AL untuk mencari empat korban yang belum ditemukan.