Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
6 kategori Orang yang dilarang makan Daging merah berprotein/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA — Sering mengonsumsi daging merah bisa memicu peningkatan risiko terkena kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, yang berisiko tinggi menyebabkan risiko penyakit jantung dan jenis kanker tertentu.
Beberapa penelitian bahkan menemukan asupan tinggi daging merah meningkatkan risiko terkena diabetes, dan dapat mengurangi rentang hidup seseorang.
Selain itu, cara memasak daging merah juga bisa memperparah risiko tersebut.
Dilansir dari Eat This Not That, jika Anda memilih untuk memanggangnya, ini dapat membuat daging mengandung karsinogen berbahaya yang memicu peningkatan risiko kanker.
Orang dengan kolesterol tinggi tidak boleh makan sepotong steak atau hamburger setiap hari. Jika Anda sudah memiliki kolesterol tinggi, mengonsumsi daging merah terlalu sering akan memperparah kadar kolesterol Anda.
BACA JUGA: Gejala Kolesterol Tinggi Terlihat di Mata Anda, Kenali Tandanya Sebelum Terlambat!
Alpha-gal (galaktosa-α-1,3-galaktosa) adalah molekul gula yang ditemukan pada mamalia, dan tidak ditemukan pada ikan, burung, reptil, atau manusia. Mengkonsumsi daging bagi yang memiliki Sindrom Alpha-Gal dapat menyebabkan gatal-gatal, mual, muntah, mulas, diare, batuk, penurunan tekanan darah, sakit perut yang parah, dan pembengkakan di bibir atau mata, atau tenggorokan.
Orang dengan penyakit jantung harus sangat berhati-hati dalam mengonsumsi daging merah. Umumnya, seseorang dengan penyakit jantung sudah memiliki penumpukan plak tidak sehat di arteri mereka, makan makanan tidak sehat seperti lemak jenuh atau lemak trans dapat menyebabkan penumpukan plak lebih banyak lagi. Penumpukan plak ini, jika semakin menyempit, dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.
Diet protein tinggi ketika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik bisa berbahaya. Anda perlu menurunkan asupan antara 0,6-0,8 gram protein per kilogram berat badan tergantung pada fungsi ginjal Anda.
Jika Anda memiliki satu atau beberapa faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, tidak aktif secara fisik, dan/atau sedang menjalani pola makan yang tidak sehat, kemungkinan besar Anda harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi daging merah.
Ada penelitian yang menunjukkan seringnya konsumsi daging merah dan daging olahan berisiko lebih tinggi terkena kanker usus besar. Oleh karena itu, orang-orang dengan riwayat keluarga kanker usus besar, harus lebih berhati-hati dalam hal daging merah. Daging merah dan daging olahan dapat menyebabkan kerusakan genetik yang juga dapat menyebabkan kanker usus besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.