FIFA Dikritik Gara-Gara Offside Misterius pada Laga Swiss Kontra Qatar
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Nasabah bertransaksi di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Minggu (12/5)./Bisnis Indonesia-/Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA — Dewasa ini skimming sering terjadi. Oleh karena itu, Anda perlu waspada agar tidak menjadi korban.
Lalu apa itu Skimming? Skimming adalah tindakan pencurian lewat mesin ATM berupa informasi kartu kredit atau debit menggunakan bantuan alat khusus atau skimmer.
Skimming merupakan jenis penipuan yang masuk ke dalam metode phising. Metode ini dilakukan dengan cara mencuri data penting orang lain. Aksi pencurian skimming ini mengincar para nasabah bank yang dilakukan dengan mencuri informasi data kartu ATM, baik debit maupun kredit.
Lebih Waspada
Untuk mencegah terkena modus skimming, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan mesin ATM.
1. Gunakan mesin ATM yang cenderung ramai/rutin dijaga petugas bank
2. Pastikan mesin ATM dalam kondisi baik
3. Curigai kondisi mesin ATM, seperti slot kartu goyang, kartu macet saat masuk/keluar hingga tombol atm longgar
4. Tutup tangan dengan benar saat pencet PIN ATM
5. Ganti PIN ATM secara berkala
6. Berhati-hati saat meminta bantuan orang di sekitar ATM
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Presiden Jerman Steinmeier bertemu Prabowo bahas investasi, energi hijau, hingga kerja sama strategis Indonesia-Jerman.
Jadwal Piala Dunia 2026 Senin 15 Juni: Jerman, Belanda, Spanyol tampil. Cek jam tayang dan prediksi laga seru hari ini.
Prediksi Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026 lengkap dengan skor dan susunan pemain. Siapakah yang menang?
Harga mawar di Rawa Belong melonjak hingga Rp170 ribu per ikat akibat kelangkaan stok dan tingginya permintaan musim wisuda.
99 pendonor DIY terima penghargaan usai 75 kali donor darah. Aksi kemanusiaan ini jadi inspirasi di Hari Donor Sedunia