Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Poster film Ngeri-Ngeri Sedap./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Jelang penayangannya di bioskop pada 2 Juni 2022 mendatang, film Ngeri-ngeri Sedap pun merilis trailer dan poster pada Rabu (20/4/2022).
Mengambil genre drama komedi, film yang disutradarai dan ditulis oleh Bene Dion Rajagukguk ini dibintangi oleh Arswendy Nasution, Tika Panggabean, Boris Bokir, Gita Bhebhita, Lolox, dan Indra Jegel.
Dengan latar suku Batak, Ngeri-ngeri Sedap berkisah tentang Pak Domu dan Mak Domu yang rindu pada anak-anaknya. Di rumah, mereka hanya tinggal dengan anak keduanya, sedangkan anak pertama, ketiga, dan keempat sudah lama merantau dan tak pulang-pulang.
BACA JUGA: Hari Bumi 22 April, Mengenal Sejarah dan Bedanya dengan Hari Bumi Equinoks
Nah, usut punya usut, ketiga anak tersebut ogah pulang lantaran memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan Pak Domu. Singkat cerita, untuk mengakali persoalan tersebut, Pak Domu dan Mak Domu lantas menyusun strategi yang "ngeri-ngeri sedap".
Mereka berdua berpura-pura bertengkar hingga ingin bercerai, agar anak-anaknya pulang dan kembali berkumpul di kampung halaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.