Laga Persija vs Persib, Polisi Siapkan 17.800 Personel Pengamanan
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA – Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat Muslim, akan tetapi pada bulan yang suci ini kita sering kali tidak bisa menahan untuk membeli sesuatu yang tidak perlu seperti kebanyakan membeli makanan untuk berbuka yang berakhir di pembuangan sampah.
Hal itu terjadi karena kita hanya lapar mata saat melihat makanan yang dilewati, selain itu saat Ramadan akan lebih sering berbuka di luar dan bahkan menyumbang lebih banyak daripada waktu lain dalam setahun.
Namun, hal itu bukan alasan menjadikan di Ramadan ini menjadi boros karena memang memberi/menyumbang/bersedekah memang penting untuk dilakukan.
Dilansir dari thedailystar.net pada Selasa (19/4/2022), daripada menganggap bulan suci puasa ini sebagai alasan untuk boros. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat pengeluaran dan tetap menikmati Ramadan. Simak tips hemat dan cara mengelola keuangan saat Ramadan:
1. Tetap Sederhana
Ramadan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar kemanusiaan dan kesederhanaan. Bulan puasa juga mempraktikkan kesederhanaan dalam pengeluaran keuangan. Alih-alih mengatur jamuan buka puasa yang mewah, bisa berbuka puasa di rumah bersama orang yang dicintai atau mengatur buka puasa kecil untuk teman dan keluarga.
2. Membuat Rencana Anggaran Pengeluaran
Perlu Anda ingat bahwa Anda tidak harus menghabiskan uang melebihi pengeluaran yang dianggarkan. Tetapi kita juga terkadang akan mengeluarkan uang terlalu banyak untuk pembelian yang tidak perlu.
Sebagai alternatif, kita dapat membuat anggaran Ramadhan terpisah yang mencakup semua pengeluaran yang perlu kita lakukan selama bulan tersebut. Itu bisa termasuk biaya hadiah, pakaian, hiburan, dan makanan. Begitu kita membuat anggaran, akan lebih mudah bagi kita untuk mengikutinya jika kita melibatkan keluarga kita dalam pelaksanaannya juga.
3. Manfaatkan Hadiah dan Diskon
Selama Ramadan, pasar dibanjiri barang-barang diskon, baik itu pakaian, makanan, atau hadiah. Kita harus menjaga telinga dan mata kita terbuka untuk barang-barang ini; memanfaatkannya sepenuhnya.
4. Merencanakan Strategi Bepergian yang Hemat Jika kita berencana untuk bepergian selama Ramadhan atau Idul Fitri, kita harus membeli tiket terlebih dahulu untuk mendapatkan potongan harga. Karena biasanya harga tiket melonjak setiap hari apalagi saat gelombang mudik tiba.
5. Hadiah Lebaran Untuk Keluarga dan Teman
Tidak Harus Mahal Cinta dan kebahagiaan lebih penting daripada membeli hadiah mahal. Buat hadiah yang dipersonalisasi di rumah Anda sesuai pilihan semua orang yang berfungsi sebagai isyarat manis. Selain itu, banyak kesempatan untuk memberi hadiah, momen tidak hanya ada saat lebaran saja.
6. Memberi Bonus Untuk Pekerja/Karyawan
Staf rumah tangga kamu/Karyawan dan orang lain yang membantu dalam kehidupan sehari-hari layak mendapat perhatian khusus di bulan Ramadhan ini. Salah satunya dengan Bonus Idulfitri. Oleh karena itu, hadiah Idul Fitri dan bonus untuk karyawan/pekerja harus masuk dalam anggaran Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Dalam waktu hampir bersamaan, dua Program Studi di Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul.
Riko Simanjuntak meminta PSS Sleman tak larut dalam dua kekalahan dan segera bangkit setelah takluk 1-3 dari Madura United.
Erling Haaland mencetak gol ke-9 dalam Derby Manchester dan menjadi top skor duel MU vs Man City di Premier League.
KTP tidak terdaftar bansos September 2026? Cek cara memperbarui data, mengusulkan penerima, serta rincian PKH dan BPNT
Janice Tjen mengalahkan Darja Vidmanova 7-6, 6-2 di Guadalajara Open dan melaju ke babak 16 besar.