Advertisement
Mahasiswa Akhir! Ini Tips Cepat Kelar Skripsi Tanpa Banyak Revisi
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Revisi skripsi menjadi hal yang membuat para mahasiswa tingkat akhir pusing kepala. Sebab, banyak mahasiswa yang tidak paham mengenai apa yang harus dilakukan saat mendapatkan revisi skripsi dari dosen pembimbing. Bahkan, kadang ada yang memilih untuk menggunakan joki ataupun jasa pembuatan skripsi agar tugas akhir ini segera selesai.
Agar persoalan di atas tidak terjadi kepada Anda, berikut tips agar skripsi tidak banyak revisi, dirangkum dari berbagai sumber :
Advertisement
1. Anda harus memiliki kejelasan topik penelitian, semakin spesifik semakin baik. Sebab, kejelasan ini akan memandu mahasiswa merumuskan masalah penelitian.
2. Anda harus memiliki kejelasan kerangka teori yang akan digunakan dalam menganalisis data yang akan dikumpulkan. Sebab, kejelasan rumusan masalah penelitian dan subjek penelitian akan memandu Anda menentukan jenis data/informasi dan metode pengumpulan data.
3. Anda harus cakap dalam menulis. Semisal kecakapan dalam menyusun paragraf.
4. Skripsi Anda harus memiliki novelty atau sumbangan keilmuan, bukan pengulangan penelitian sebelumnya.
5. Anda harus banyak membaca buku
6. Memperkuat kerangka berpikir dan metodologi
Adapun kesalahan yang sering dialami oleh mahasiswa sehingga menyebabkan revisi beberapa kali, antara lain :
- Kesalahan bahasa. Utamanya dalam struktur SPOK.
- Kerangka berpikir tidak lurus. Di mana judul, latar belakang dan rumusan tidak berkaitan.
- Minim analisis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Di Tengah Tekanan AS, Kuba Bebaskan 51 Tahanan Lewat Mediasi Vatikan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mulai 14 Maret Bus Dilarang Masuk Jalan Panembahan Senopati Jogja
- RSUD Panembahan Senopati Tetap Buka Saat Libur Lebaran
- BAZNAS DIY Siapkan 1.500 Paket Zakat Fitrah untuk Idulfitri 2026
- Rest Area Km 19 Tol Jogja-Solo Sediakan SPKLU untuk Pemudik
- Motor Rental Digadaikan Rp12 Juta, Pria Asal Sleman Ditangkap Polisi
Advertisement
Advertisement






