Tren Sepatu Pink Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026, tren baru hasil visibilitas, fesyen global, dan ekspresi pemain di lapangan.
Film Ambo Nai Sopir Andalan / CGV
Harianjogja.com, JOGJA — Film Ambo Nai Sopir Andalan saat ini tengah tayang di bioskop. Film drama komedi ini disutadarai oleh Andi Burhamzah dan dibintangi Diny Arishandy, Malla, Sape, Cukke dan Dg Nojeng.
Film ini bercerita tentang Ambo Nai (Syaiful Muharram) yang harus menerima kenyataan dipecat sebagai sopir penumpang antar-daerah di saat istrinya (Diny Arishandy) sedang hamil tua. Namun, harapannya kembali hadir saat Ambo Nai mendapatkan informasi dari sahabatanya, Malla (Fendi Pradan), bahwa seorang juragan ikan di Bajoe, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan sedang membutuhkan sopir untuk mengantar ikan-ikannya ke kota.
Mendengar hal itu Ambo Nai pun sangat antusias, ia merasa yakin bahwa dirinya bisa diterima bekerja di tempat itu. Namun, ia tidak tahu kalau persaingan sesama sopir di tempat juragan ikan sangat keras. Selanjutnya Ambo Nai yang lugu pun diterima bekerja meski ia harus berbagi penghasilan dengan sahabatnya.
Persoalan mulai muncul, Ambo Nai harus berhadapan dengan Bos Pirang (Karisman Saputra) dan antek-anteknya. Saat ada pengantaran spesial ke Makassar, Juragan memberikan kepercayaan kepada Ambo Nai, bukan kepada Bos Pirang. Saat menjalani tugasnya, Ambo Nai dan Malla harus melewati berbagai rintangan, persahabatannya keduanya pun diuji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026, tren baru hasil visibilitas, fesyen global, dan ekspresi pemain di lapangan.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.
Solusi Bangun Indonesia operasikan fasilitas ekspor semen di Tuban, targetkan pasar AS dan global.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.