Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Biji Chia/Istmewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Diabetes adalah salah satu penyakit berbahaya karena dapat memicu berbagai komplikasi seperti penyakit jantung hingga gangguan penglihatan. Penyakit ini disebabkan oleh kurangnya insulin atau disfungsi insulin, sehingga kadar gula darah (glukosa) tinggi.
Untungnya, penyakit berbahaya ini bisa dicegah dan dapat dikelola dengan mengatur asupan makanan yang sehat dan bergizi, serta berolahraga.
Salah satu biji-bijian, biji chia, diketahui dapat mencegah diabetes dengan mengurangi kadar gula darah secara drastis dan bisa Anda tambahkan dalam makanan Anda.
Harvard Health menjelaskan, biji hitam kecil adalah salah satu sumber tanaman terkaya dari asam lemak omega-3 yang dikenal sebagai asam alfa-linolenat (ALA). Molekul yang penting untuk pencernaan dan penciptaan energi ini telah dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.
Selain itu, mereka juga terbukti secara signifikan bermanfaat untuk mengontrol gula darah.
Melansir Express, Senin (22/11/2021), hal ini diilustrasikan dalam satu penelitian yang dilakukan pada 15 pria sehat yang secara acak menerima tes glukosa 50 gram.
Peserta diberi makanan yang dilengkapi dengan 25 gram salbachia bubuk atau 31,5 gram rami pada tiga kesempatan terpisah.
Sampel glukosa darah dan peringkat rasa kenyang dikumpulkan saat puasa dan lebih dari dua jam setelah makan.
Kedua biji nampaknya secara berbeda mengubah metabolisme karbohidrat dan rasa kenyang.
Dalam penelitian tersebut, peneliti mengungkapkan biji chia menunjukkan efek yang lebih kuat, mengurangi glukosa darah hingga 39 persen, yang secara signifikan lebih besar jika dibandingkan dengan biji rami.
Penelitian lebih lanjut juga telah banyak menyoroti bagaimana kandungan serat larut chia dapat membantu menurunkan kolesterol berbahaya dengan mengikat lipid di saluran pencernaan dan menyeretnya keluar dari tubuh.
Hal ini penting bagi penderita diabetes karena kadar kolesterol yang tinggi memengaruhi individu untuk kondisi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.