FAJI Sleman Resmi Berdiri, Langsung Persiapan Ikuti 2 Kejuaraan
Pengda FAJI DIY mengukuhkan struktur kepengurusan Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI Sleman periode 2026 - 2030.
Hani Santana bersama karya-karyanya yang ditampilkan dalam pameran tunggal Segara di Museum Affandi, Jumat (5/11/2021). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Baru dua tahun bergelut dengan dunia lukis ekspresionis tak mengerdilkan langkah Hani Santana untuk berani menggelar pameran tunggal dengan tajuk Segara.
Menyuguhkan 27 karya lukisnya, pameran Hani berlangsung dari Jumat (5/11/2021) sampai 12 November 2021 di Museum Affandi. Pembukaan pameran dilakukan pada Jumat (5/11/2021) dengan menghadirkan seniman-seniman kondang di Jogja.
Sebut saja ada Klowor Waldiyono, Ugo Untoro dan tentu saja sang tuan rumah, Kartika Affandi. Nama-nama itu pula yang menjadi pemantik keberanian Hani untuk membuat pameran tunggal perdananya.
"Senior-senior saya di dunia lukis itulah yang menyemangati saya untuk terus berkarya sampai akhirnya terwujud pameran tunggal perdana ini," ungkapnya di sela-sela agenda pembukaan Segara, Jumat.
Padahal, sebelum bergelut dengan dunia ekspresionis, Hani lebih banyak berkutat dengan dunia musik. Namun, secara otodidak, lambat laun Hani mengubah haluannya dengan berkarya lewat sapuan kuasnya pada kertas.
Segara diambil sebagai judul pameran sebagai representasi Hani dilahirkan dan dibesarkan. Lautan menaungi sebagian besar proses kehidupannya di Cilacap, sebuah daerah di pesisir utara Jawa Tengah.
Hani ingin mengajak publik memahami konsep tentang kelautan yang sangat memberikan manfaat untuk semua makhluk. Lewat Segara, awam diajak menjaga lautan agar tetap lestari. Selain itu, Segara diartikan sebagai segala rasa yang dituangkan Hani dalam karyanya.
Bagi Ugo Untoro, Segara sangat tepat dipakai judul karena segara tak sekadar lautan. "Di situ [segara] ada keterlibatan manusia. Sangat pas dengan apa yang ditampilkan Hani dalam pameran kali ini," ujarnya.
Klowor menegaskan langkah Hani dengan pameran membuat tanggung jawab perupa perempuan asal Cilacap itu makin besar. "Ketika sudah ada seperti ini [pameran], ya tentu saja Hani mesti terus berkarya. Membuat yang sudah baik menjadi lebih baik lagi di pameran-pameran selanjutnya," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengda FAJI DIY mengukuhkan struktur kepengurusan Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI Sleman periode 2026 - 2030.
Hakim kembali menolak praperadilan eks Waka BGN Lodewyk Pusung. Status tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tetap sah.
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
Asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Supadio hanya 300 meter. Sebanyak 73 penerbangan terdampak penundaan dan perubahan jadwal.
Sinergi tersebut dibahas dalam Overview Implementasi SIPD RI-SP2D Online dan evaluasi Optimalisasi Penggunaan KKI/KKPD di Semarang, Jumat (11/9/2026).
Amazon menghentikan sementara operasi dengan 21 Air setelah pesawat kargo kecelakaan di Miami yang menewaskan lima orang.