Kasus Suap HGB Summarecon, KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN
KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Dewa Budjana. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- I Dewa Gede Budjana alias Dewa Budjana dikenal sebagai gitaris handal personel grup band Gigi. Namun, siapa sangka ada cerita menarik dari masa kecilnya.
Dewa Budjana menceritakan kenakalannya saat masih remaja. Ia mengaku pernah mencuri uang neneknya untuk membali gitar.
"Nenek gue kan setiap minggu, karena dia ke RRI nyanyi lah gitu. Gue ngumpet dan ngambil duit buat beli gitar, dulu ngambil Rp10 ribu apa lebih lah gitu," kata Dewa Budjana di kanal YouTube Soleh Solihun, Selasa (28/9/2021).
Gitar yang dibeli Budjana waktu itu adalah gitar pertamanya. Seingatnya, gitar tersebut buatan lokal.
Baca juga: Jessica Iskandar Tak Mau Kisah Cintanya dengan Vincent Verhaag Jadi Bahan Gimmick TV
"Nggak tau buatan mana. Karena dulu bilangnya kan gitar Solo, nggak tau buatan mana. Pake itu yang pertama kali," ujarnya.
Gitaris band GIGI ini pertama kali tertarik dengan gitar gara-gara para kuli bangunan yang tinggal di dekat rumah kakeknya. Setiap sore, kuli-kuli tersebut selalu bernyanyi.
"Gue di Klungkung ditaruh kakek gue, pembangunan kantor bupati di Klungkung yang sekarang ini. Nah tukang-tukang yang bangun itu, ngekos di sebelah utara rumah gue," ujarnya.
Baca juga: Jackie Chan Disebut Membawa Sial bagi Evergrande
"Tukang-tukang itu lah yang suka nyanyi kalau sore dan udah pada nongkrong jam 5 gitu. Nah tukang-tukang ini main gitar, kedengeran kan dari rumah \'oh ini bunyi apa? Oh nyanyi-nyanyi\'. Akhirnya gue beranikan diri, kenalan," katanya lagi.
Bukan cuma kenalan, Dewa Budjana juga diberitahu kunci-kunci dasar gitar. Dari situ, dia mulai serius mempelajari gitar lebih dalam lagi.
"Bukan ngajarin, mereka main ya gue nanya \'ini chord apa?\'. Pertama pasti C, D, A minor. Gitu aja lah, gara-gara itu gua pengen banget main gitar," katanya.
"Gue inget lagunya Lalo Midang, gue masih inget liriknya, itu yang diajarin pertama sama dia," ujar Dewa Budjana lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.