Advertisement

Penelitian: Serat Rambut Masyarakat Indonesia Memiliki Kandungan Metal yang Tinggi

Abdul Hamied Razak
Sabtu, 18 September 2021 - 22:17 WIB
Sunartono
Penelitian: Serat Rambut Masyarakat Indonesia Memiliki Kandungan Metal yang Tinggi Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah penelitian mengungkapkan, 67% serat rambut masyarakat Indonesia memiliki kandungan metal yang tinggi. Metal yang tinggi dalam serat rambut ini menyebabkan rambut mudah patah.

Riset yang dilakukan oleh L’Oréal Research Department bekerjasama dengan Universitas Loannina di Yunani ini dilakukan selama bertahun-tahun. Tidak hanya di Indonesia, tetapi riset juga dilakukan di sejumlah negara lainnya.

Advertisement

"Sebesar 57 persen konsumen dan hairdresser di dunia khawatir rambut patah karena proses pewarnaan rambut. Dan sekitar 39 persen konsumen menginginkan warna rambut yang tahan lama dan sesuai ekspektasi," kata Brand General Manager L’Oréal Professionnel, Hendra Purjaka melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (17/9/2021).

Atas dasar itu, lembaganya pun melakukan riset mendalam dan menemukan bahwa kandungan metal tinggi pada rambut merupakan salah satu penyebab rambut mudah patah. Kolaborasi riset ini berhasil menganalisa dan memetakan kandungan metal dalam rambut di dunia.

"Secara spesifik di Indonesia, ditemukan sebanyak 67 persen masyarakat Indonesia memiliki kandungan metal tinggi dalam serat rambut. Kandungan metal ini sangat bergantung pada kualitas air di tempat tinggal dan tingkat porositas rambut," katanya.

Penelitian yang dilakukan kedua lembaga tersebut memperkenalkan Glicoamine, yaitu zat aktif yang dapat menetralisasi kandungan metal dengan cara mengikat dan menetralkan metal yang ada dalam serat rambut. "Bahan yag terdapat di rangkaian produk Metal DX L’Oréal Professionnel ini dinilai dapat menjadi alternatif untuk mencapai ekspektasi pewarnaan rambut yang sesuai," jelas Hendra.

Indra Tanudarma, Head of Education, L’Oréal Professionnel memaparkan inovasi terbaru Metal DX diklaim mampu mengurangi risiko rambut patah hingga 87%. Metal DX merupakan terobosan unggul untuk pewarnaan, balayage, dan lightening, agar warna sesuai ekspektasi.

Indra menjelaskan, setelah proses pewarnaan rambut, biasanya rambut jadi lebih rawan menyerap metal. Ditambah lagi dengan sinar UV sehari-hari yang berinteraksi dengan kandungan metal pada rambut, tentu dapat membuat refleksi menjadi lebih warm, warna rambut malah menjadi kusam, dan luntur.

"Oleh karena itu, perawatan di rumah pun penting. Metal DX hadir agar hasil pewarnaan, balayage, atau lightening tetap terjaga dengan baik," kata Indra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kumpulan Ucapan Paskah 2026: Lucu, Gaul, hingga Inggris

Kumpulan Ucapan Paskah 2026: Lucu, Gaul, hingga Inggris

News
| Minggu, 05 April 2026, 09:17 WIB

Advertisement

Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya

Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 08:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement