Pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN Capai 19,35 Persen
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
Ilustrasi gigi/istimewa
Harianjogja.com, SOLO - Penderita gigi sensitif akan mudah merasakan ngilu dalam aktivitas sehari-hari, misalnya saat sikat gigi atau ketika mengonsumsi makanan mauapun minuman yang dingin.
Dokter spesialis konservasi gigi konsultan restorasi Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), drg. Iffi Aprillia, Sp.KG(K), memberikan sejumlah tips agar Anda terhindar dari gigi ngilu.
Pertama, pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang halus dan ganti pasti gigi khusus untuk gigi sensitif.
Selain itu, coba lakukan perawatan khusus gigi sensitif, rutin mengganti sikat gigi, serta hindari makanan yang keras, sehingga mencegah gigi retak.
Baca juga: 3 Makanan Ini Harus Hindari untuk Mencegah Risiko Demensia
"Jangan lupa juga untuk menyikat gigi dua kali sehari, 30 menit setelah sarapan dan sebelum tidur," ucap Iffi.
Lebih jauh, dirinya menambahkan bahwa khusus orang dengan struktur gigi yang rapat, mereka dapat menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi yang tak dapat dijangkau oleh sikat.
Sementara itu, Iffi tak menyarankan penggunaan tusuk gigi lantaran dapat mendorong sisa makanan ke bagian saku gusi.
Baca juga: Saran Ahli Diet, Ini Makanan Terbaik untuk Dimakan Sebelum Tidur
Di sisi lain, ia menganjurkan agar masyarakat banyak mengonsumsi buah dan sayur. Pasalnya, serat yang terkandung dalam makanan tersebut dapat berfungsi sebagai sikat gigi alami, sehingga sistem cleansing di rongga mulut pun berfungsi.
"Boleh saja mengonsumsi makanan manis, namun jangan sampai berlebihan. Tidak lupa juga, setiap kita baru sembuh dari sakit, misalnya flu, sebaiknya sikat gigi diganti karena dikhawatirkan banyak abkteri atau virus yang terdapat dalam sikat gigi tersebut," kata Iffi.
Namun, apabila rasa ngilu terus-menerus muncul, bahkan terasa tanpa adanya rangsangan, ia pun menyarankan agar Anda segera berkonsultasi ke dokter.
Hal ini penting untuk diperhatikan agar permasalahan lebih cepat ditangani pada tahapan dini, sehingga rasa tidak nyaman yang muncul pun bisa segera hilang dan biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
Jadwal KRL Solo-Jogja terbaru dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan dari Palur hingga Yogyakarta untuk perjalanan lebih praktis.
Panglima TNI Agus Subiyanto meminta alumni SMA Taruna Nusantara menjadi generasi adaptif, berkarakter, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
Pakar UMY mengungkap blackout Sumatra bukan sekadar gangguan transmisi, tetapi menunjukkan lemahnya ketahanan sistem kelistrikan dan proteksi jaringan.
SpaceX meluncurkan 29 satelit Starlink baru sehingga total satelit aktif melampaui 10.400 unit untuk memperluas layanan internet global.
Ombudsman RI mendorong sistem terpadu antarkementerian untuk pengawasan TKA dan pencegahan TPPO agar pengawasan lebih efektif.