Vaksinasi Covid-19 saat Menstruasi? Kemenkes: Aman

Rika Anggraeni
Rika Anggraeni Selasa, 10 Agustus 2021 11:17 WIB
Vaksinasi Covid-19 saat Menstruasi? Kemenkes: Aman

Pahami siklus menstruasi saat sedag vaksin Covid-19./ilustrasi

Harianjogja.com, JAKARTA – Kondisi seperti lemas, sakit kepala, perut nyeri dan kram, mual dan kembung, hingga demam umumnya pernah dirasakan perempuan yang sedang menstruasi. 

Namun, apakah diperbolehkan untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 saat sedang mengalami menstruasi? Apakah perlu mengkhawatirkan dampak dari vaksin saat sedang menstruasi?

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi memberikan penjelasan tentang vaksinasi saat seorang wanita tengah menstruasi.

Melansir dari Instagram resmi @indonesiabaik.id, Senin (9/8/2021), Nadia menjelaskan bahwa vaksinasi tetap bisa dilaksanakan meskipun seseorang sedang datang bulan.

“Aman dan tetap bisa disuntik vaksin [Covid-19],” kata Instagram resmi @indonesiabaik.id, seperti dikutip Bisnis.com, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Menkes: Warga Sudah Divaksin, Makan di Restoran Boleh Lepas Masker

Sebab, sambungnya, keluhan atau kondisi tubuh yang lemas saat menstruasi biasanya berlangsung 1-3 hari sejak hari pertama.

Namun, Nadia menjelaskan jika terdapat keluhan lain maka vaksinasi Covid-19 bisa ditunda. Selain itu, pastikan suhu tubuh tidak lebih dari 37,5 derajat celcius.

Untuk itu, apabila seseorang yang sedang menstruasi sedang menerima vaksinasi Covid-19, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut:

1. Minum paracetamol jika merasa demam, menggigil, atau pegal-pegal setelah menerima vaksinasi.

2. Hindari menekan, memijat, atau menggosok di bagian bekas suntikan.

3. Tolak menerima jenis vaksin yang berbeda, apabila sudah menerima vaksin dosis pertama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online