Advertisement
Ini Plus Minus Gula dan Madu

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Dua pemanis yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah gula dan madu. Sifat kedua benda ini memberikan rasa manis.
Madu dan gula sering digunakan dalam banyak makanan penutup untuk memberikan rasa manis dan keduanya adalah karbohidrat, terdiri dari glukosa dan fruktosa. Ketika membandingkan keduanya, seringkali madu dianggap lebih sehat daripada gula.
Advertisement
Mengutip dari Pink Villa, Kamis (18/2/2021), madu dan gula memiliki kesamaan dan perbedaan, baik dalam rasa atau tekstur. Perhatikan beberapa perbedaan madu dan gula satu sama lain.
Gula
Gula diekstraksi dari gula bit dan tebu dan mengalami banyak pemrosesan sebelum menjadi gula meja rafinasi. Jenis gula yang paling umum digunakan antara lain gula mentah, gula putih dan merah.
Manfaat gula
Gula lebih rendah kalori dibandingkan dengan madu dan memberi tubuh Anda asupan karbohidrat yang dibutuhkan setiap hari. Ini mudah diakses dan memiliki umur simpan yang lama.
Kekurangan dan efek samping gula
Dalam hal Indeks Glikemik (GI), gula memiliki GI yang lebih tinggi daripada madu, sehingga menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah jauh lebih cepat daripada madu. Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan menyebabkan gigi berlubang serta dapat mempengaruhi fungsi hati.
Madu
Madu diproduksi saat lebah mengumpulkan nektar dari bunga. Warnanya sering coklat kekuningan dan memiliki konsistensi yang kental. Ini kaya vitamin C, antioksidan, mineral dan asam amino.
Manfaat madu
Ini membantu dalam mengurangi berbagai alergi dan kaya vitamin dan mineral. Ini memiliki sifat antimikroba dan konsumsinya membantu menenangkan sakit tenggorokan dan batuk.
Kekurangan madu
Madu memiliki gula dan tinggi kalori. Ini mempengaruhi kadar gula darah dan tidak dianjurkan untuk orang yang menderita diabetes, obesitas, atau penyakit jantung. Konsumsi madu yang berlebihan menyebabkan penambahan berat badan.
Kesimpulan
Kedua pemanis tersebut memiliki beberapa manfaat dan risiko, dan jika tidak dikonsumsi dalam jumlah sedang, keduanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Karena madu memiliki kandungan vitamin dan mineral yang membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk, dapat dikatakan lebih baik daripada gula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Tanah Longsor di Jalan Raya Jalur Cangar-Pacet Mojokerto Menimpa Kendaraan, 10 Orang Meninggal Dunia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Belum Ada Peningkatan Pergerakan Arus Balik di Bantul, Dishub: Lebih Banyak Mengunjungi Objek Wisata
- Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Merangkak Naik
- Pemda DIY Susun DRMP Sumbu Filosofi
- Jaringan Omah Jaga Warga di Gunungkidul Akan Terus Diperluas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini Jumat 4 April 2025: Stasiun Tugu, Lempuyangan, Maguwo, Ceper, Srowot, Delanggu hingga Palur
Advertisement
Advertisement