Advertisement

Ini Plus Minus Gula dan Madu

Novita Sari Simamora
Kamis, 18 Februari 2021 - 21:37 WIB
Bhekti Suryani
Ini Plus Minus Gula dan Madu Gula dan madu memiliki rasa manis dan mengandung karbohidrat

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Dua pemanis yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah gula dan madu. Sifat kedua benda ini memberikan rasa manis.

Madu dan gula sering digunakan dalam banyak makanan penutup untuk memberikan rasa manis dan keduanya adalah karbohidrat, terdiri dari glukosa dan fruktosa. Ketika membandingkan keduanya, seringkali madu dianggap lebih sehat daripada gula.

Advertisement

Mengutip dari Pink Villa, Kamis (18/2/2021), madu dan gula memiliki kesamaan dan perbedaan, baik dalam rasa atau tekstur. Perhatikan beberapa perbedaan madu dan gula satu sama lain.

Gula

Gula diekstraksi dari gula bit dan tebu dan mengalami banyak pemrosesan sebelum menjadi gula meja rafinasi. Jenis gula yang paling umum digunakan antara lain gula mentah, gula putih dan merah.

Manfaat gula

Gula lebih rendah kalori dibandingkan dengan madu dan memberi tubuh Anda asupan karbohidrat yang dibutuhkan setiap hari. Ini mudah diakses dan memiliki umur simpan yang lama.

Kekurangan dan efek samping gula

Dalam hal Indeks Glikemik (GI), gula memiliki GI yang lebih tinggi daripada madu, sehingga menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah jauh lebih cepat daripada madu. Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan menyebabkan gigi berlubang serta dapat mempengaruhi fungsi hati.

Madu

Madu diproduksi saat lebah mengumpulkan nektar dari bunga. Warnanya sering coklat kekuningan dan memiliki konsistensi yang kental. Ini kaya vitamin C, antioksidan, mineral dan asam amino.

Manfaat madu

Ini membantu dalam mengurangi berbagai alergi dan kaya vitamin dan mineral. Ini memiliki sifat antimikroba dan konsumsinya membantu menenangkan sakit tenggorokan dan batuk.

Kekurangan madu

Madu memiliki gula dan tinggi kalori. Ini mempengaruhi kadar gula darah dan tidak dianjurkan untuk orang yang menderita diabetes, obesitas, atau penyakit jantung. Konsumsi madu yang berlebihan menyebabkan penambahan berat badan.

Kesimpulan

Kedua pemanis tersebut memiliki beberapa manfaat dan risiko, dan jika tidak dikonsumsi dalam jumlah sedang, keduanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Karena madu memiliki kandungan vitamin dan mineral yang membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk, dapat dikatakan lebih baik daripada gula. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Gorontalo

News
| Kamis, 25 April 2024, 04:07 WIB

Advertisement

alt

Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja

Wisata
| Sabtu, 20 April 2024, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement