Gempa Dahsyat Venezuela, USGS: Potensi Korban Tewas Capai 100 Ribu
Gempa besar Venezuela picu kerusakan parah, korban tewas berpotensi tembus puluhan ribu.
Nikita Mirzani. /Suara.com-Yuliani
Harianjogja.com, JAKARTA - Baru-baru ini, artis Nikita Mirzani menyampaikan protesnya kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Hal itu seperti dalam unggahan di Instagram Story pada Kamis (11/2/2021).
Di situ, Niki sapaannya bertanya mengenai alasan KPI hanya mewajibkan program TV pakai masker. Sedangkan untuk sinetron tidak.
"Oke lanjut sekarang. Kita ngomong soal sosial distancing atau harus pakai masker ketika syuting, semua program TV terkecuali sinetron wajib menggunakan masker," kata Nikita Mirzani.
"Padahal kalau kita lihat pakai mata yang belum buta ini atau rabun, justru sinetron lah yang paling sering bersentuhan atau dekat-dekatan. Kenapa cuma program TV selain sinetron yang diwajibkan pakai masker? Coba tolong jelaskan ke saya deh," sambungnya lagi.
Ibu tiga anak ini mengaku pengap jika harus terus menerus memakai masker saat berbincang dengan bintang tamu.
"Karena jujur saya engap banget pakai masker ketika harus ngomong lama-lama sama bintang tamu," tuturnya.
Tak cuma itu, dia juga merasa susah berekspresi saat pakai masker. Padahal itu menjadi yang paling dibutuhkan oleh program hiburan.
"Bukan itu saja, mimik muka kita pun tidak terlihat kalau sedang berekspresi. Sedangkan ekspresi itu juga dibutuhkan di semua program hiburan bukan hanya sinetron saja," ucapnya.
Nikita Mirzani mau KPI segera menjawab pertanyaannya tersebut. Maklum dia merasa mewakili semua pertanyaan dari para host televisi.
"Saya yakin para host pun merasakan hal yang sama tapi cuma saya aja ini yang berani nanya," jelas Nikita Mirzani.
Ditambah dia juga mengatakan kalau semua tim produksinya selalu menjalani tes swab PCR. Hanya Nikita Mirzani menyebut tidak diperlakukan adil.
"Kalau cuma alasannya swab test kita pun melakukan hal yang sama seperti sinetron. Coba dong para pihak terkait dengan perihal ini bisa menjelaskan sejelas-jelasnya," ungkap Nikita Mirzani.
"Kalau mau adil lah, adil lah ke semuanya. Kalau tidak adil, tidak adil lah ke semuanya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Gempa besar Venezuela picu kerusakan parah, korban tewas berpotensi tembus puluhan ribu.
Raja Charles pertama kali buka pajak Rp260 M, Pangeran William Rp156 M! Istana Buckingham bukan lagi tempat tinggal. Transparansi bersejarah kerajaan Inggris!
Kemendag mewajibkan seller e-commerce mencantumkan label pada promosi produk yang dibuat menggunakan AI sesuai Permendag Nomor 19 Tahun 2026.
Marc Marquez mengancam rival MotoGP 2026 setelah dua kemenangan beruntun. Sachsenring disebut menjadi awal serangan untuk mengejar gelar dunia.
FIFA menolak banding Afrika Selatan terkait hukuman Themba Zwane. Gelandang andalan Bafana Bafana dipastikan absen saat menghadapi Kanada di babak 32 besar Pial
Terlanjur instal APK undangan? 5 langkah darurat: matikan internet, hapus aplikasi, scan perangkat, ganti password, hingga factory reset. Selamatkan rekening!