Sidang Korupsi Kuota Haji, Dito Ungkap Raja Arab Tawarkan Tambahan Kuota Haji
Dito mengaku lega usai bersaksi dalam sidang korupsi kuota haji. Ia menjelaskan kunjungan bersama Jokowi dan tawaran tambahan kuota haji.
Kaesang Pangarep. /Ist-Instagram @kaesangp
Harianjogja.com, JAKARTA - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep membagikan kisahnya pernah menjadi target penipuan di media sosial. Kisah tersebut dibagikan di Twitter pribadinya pada 1 September 2020.
Kaesang membagikan tangkapan layar yang memperlihatkan dirinya menerima direct message (DM) dari akun @luckycatauctoin di Instagram. Dalam pesannya, oknum tersebut memberitahu Kaesang telah terpilih menjadi pemenang lelang. Si penipu juga meminta sejumlah uang untuk dikirimkan ke rekening atas nama Aan Ramadani.
"Sumpah ngakak ada yang mau nipu saya. Niatnya mau nipu karena saya menang auction. Padahal udah semangat nipu," tulis Kaesang melengkapi postingannya.
Sumpah ngakak ada yang mau nipu saya. Niatnya mau nipu karena saya menang auction. Padahal udah semangat nipu pic.twitter.com/Ft9wHjxnCM
— Kaesang Pangarep (@kaesangp) September 1, 2020
Alih-alih tertipu, Kaesang justru balik mengerjai oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Pria 25 tahun itu mengirimkan uang sebesar Rp10.000 dan memberikan keterangan yang terkesan mengancam di kolom deskripsi.
"Halo Aan saya tau kamu dimana lho," imbuh Kaesang dalam deskripi.
Baca Juga: Rhoma Irama dan Sejumlah Musisi Setuju Cover Lagu di Youtube Diatur
"Maafkan saya untuk Aan. Anda sudah termonitor HAHAHAHAHAHAHA," imbuh Kaesang dalam postingannya.
Tampaknya si penipu sadar aksinya diketahui Kaesang, ia pun meminta maaf berkali-kali. Cuitan Kaesang ini mengundang komentar warganet, yang cukup terhibur dengan pengalamannya.
"Salah target, otomatis keringat dingin," tutur warganet.
"Enggak bisa tidur 14 hari," kata yang lain.
"Otomatis ketangkap paspampres," imbuh yang lain.
Berita ini sudah tayang di Okezone.com dengan judul "Pengalaman Kocak Kaesang Pangarep Jadi Target Penipuan".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Twitter, Okezone.com
Dito mengaku lega usai bersaksi dalam sidang korupsi kuota haji. Ia menjelaskan kunjungan bersama Jokowi dan tawaran tambahan kuota haji.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.