Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan
KAI Daop 6 Yogyakarta membuka pemesanan tiket kereta keberangkatan 1 Desember 2026 melalui Access by KAI mulai 1 November.
Putra Siregar. /Ist-Instagram @putrasiregarr77
Harianjogja.com, JAKARTA- Youtuber sekaligus pengusaha toko ponsel, Putra Siregar akhirnya membeberkan kasus dugaan perdagangan ponsel ilegal yang terjadi pada 2017 dan kini kembali heboh di publik.
Putra menuturkan ia baru saja memulai bisnis jual beli ponsel di tahun tersebut. Toko miliknya yang berada di kawasan Condet, Jakarta Timur pun masih berukuran sempit.
"Hanya 2x3 meter dan saat saya merintis, memang banyak yang jual handphone pada saya," kata Putra Siregar, Jumat (31/7/2020).
Baca juga: Artis FTV Ike Muti Disomasi Pemprov DKI Gara-Gara Postingan di Instagram
Saat Putea Siregar berada di Batam, ada yang menjual ponsel dengan kondisi BU alias butuh uang. Tanpa pikir panjang, lelaki asal Medan itu menyuruh dua saudaranya di Jakarta untuk mengurus transaksi tersebut.
"Beli handphone masak saya nanya udah bayar bea cukainya atau belum? Ini kan nggak seperti beli motor terus dikasih bukti pajak BPKBnya," kata pengusaha 27 tahun ini.
Saat itu, Putra Siregar tidak menaruh curiga pada sang penjual. Namun saat tiba di Jakarta, ia sudah mendapati saudaranya bersama petugas bea dan cukai.
Baca juga: Presiden Jokowi Unggah Foto Salat Id Bersama Keluarga, Warganet Tebak-tebakan: yang Mana Kaesang?
"Saya tidak tau kalau barang itu belum selesai kepabeannya. Akhirnya dibawa (barang) dan saudara saya. Baru tiga hari kemudian dapat panggilan," ujar Putra Siregar.
"Saat itu saya masih polos, dipanggil ya datang melapor. Melengkapi berkas, mondar mandir," kata dia lagi.
Putra Siregar mengaku bersikap kooperatif terhadap permasalahan hukumnya. Namun tiba-tiba ia dikejutkan dengan unggahan dari Instagram Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta pada 28 Juli 2020.
"Foto saya terpampang di situ. Seolah-olah kasus ini baru terjadi tahun 2020," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KAI Daop 6 Yogyakarta membuka pemesanan tiket kereta keberangkatan 1 Desember 2026 melalui Access by KAI mulai 1 November.
Trump masih mengutamakan diplomasi dengan Iran meski Netanyahu mendesak AS kembali melancarkan serangan militer setelah pemilu sela.
Muhammadiyah mendukung langkah Polri memberantas vape mengandung narkoba karena sejalan dengan fatwa haram penggunaan rokok elektrik sejak 2020.
Netanyahu kehilangan mayoritas di Knesset setelah pemilu Israel. Oposisi menjajaki dukungan partai Arab untuk membentuk pemerintahan baru.
PAD sektor pariwisata Bantul baru mencapai Rp15,8 miliar hingga Oktober 2026. Dispar pesimistis target Rp29 miliar tercapai.
Polri dan BPOM membahas penyusunan regulasi penggunaan kratom untuk mencegah penyalahgunaan tanaman yang berpotensi membahayakan.