Satu Jenazah ASN Korban Penembakan KKB Papua Diterbangkan ke Kupang
Jenazah Wili Mbuik, ASN korban penembakan di Muliama, Jayawijaya, dievakuasi ke Jayapura sebelum diterbangkan ke Kupang.
Daging goreng Maroko. /Ist-Youtube Tashi Athasyia
Harianjogja.com, JAKARTA- Momentum Iduladha akan diikuti dengan pembagian daging kurban. Bosan dengan menu yang itu-itu saja saat memasak daging kurban? Coba buat daging goreng Maroko saja yuk.
Food vlogger Tashi Athasyia berbagi resep makanan khas Arab yang biasa menjadi menu wajib di rumahnya. Resep ini dikutip Suara.com dari channel YouTube miliknya.
Baca juga: Ingin Bentuk Tubuh Ideal? Cobalah Sarapan dengan 4 Jenis Makanan Ini
Selain mudah, kembaran beauty vlogger Tasya Farasya ini mengatakan jika daging goreng Maroko cukup spesial, karena tidak hanya bertekstur lembut, ciri khas penggunaan minyak samin juga membuat cita rasa makanan ini makin lezat.
Ingin tahu bagaimana cara membuat daging goreng Maroko? Berikut langkahnya.
Bahan:
Daging sapi sesuai selera
1 1/2 sdt ketumbar
2 sdm lada putih
8 siung bawang putih, cincang
1 buah bawang bombay, iris
2 sdm kaldu sapi
Garam secukupnya
Minyak samin atau butter secukupnya
Air secukupnya
Cara memasak:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Jenazah Wili Mbuik, ASN korban penembakan di Muliama, Jayawijaya, dievakuasi ke Jayapura sebelum diterbangkan ke Kupang.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
DPRD Bantul meminta data 9.216 KPM yang terindikasi judi online diverifikasi ulang karena dikhawatirkan terjadi kesalahan dan penyalahgunaan NIK.