Data 5,7 Juta Pelanggan Fore Diakses Tanpa Izin, Ini Imbauannya
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
“Ayo teman-teman kita menghadap sinuhun yang kita muliakan. Kalian tak perlu cemas, karena akulah yang memimpin pergerakan ini. Aku harus jujur di hadapan gusti prabu,” Damar mengajak Dinar dan seluruh pemuda untuk menghadap raja Mataram. Tiga puluh orang anak muda, ditambah orang-orang tua serta anak-anak, total seratusan. Yang lain entah terbirit-birit ke mana sedemikian takutnya mereka mengetahui gusti prabu sendiri yang masuk ke Dusun Anjali.
Panembahan Senopati boleh dibilang sepuh. Namun perasaan marah membuatnya tampak muda kembali. Semangatnya membara untuk menghadapi “pemberontak” yang telah menculik putrinya, dan membunuh seorang putranya. Raden Rangga sudah gatal tangannya untuk segera menghajar Damar, bocah dusun kurang ajar. Mereka memacu kudanya dengan cepat. Mendadak rombongan Panembahan Senopati berhenti. Dari tengah rimba belantara muncul serombongan pemuda berpakaian lusuh selayaknya orang desa, dan di belakang tampak mengiringi para kakek, nenek, wanita-wanita paruh baya, juga anak-anak.
“Ampun sinuhun. Mereka itulah pemberontak yang sudah menyusahkan kami selama ini” ucapan Pranacitra membuat Panembahan Senopati dan Raden Rangga keheranan. Pemberontak?! Orang-orang jompo itu memberontak? Juga bocah-bocah sepuluh tahunan itu?! Raden Rangga sampai mengucek matanya seakan tidak percaya pemandangan di depannya. Ini pemberontak?!?
Damar memelopori teman-temannya berlutut menyembah dengan sikap hormat. Sikap ini sedikit banyak mengurangi kemarahan Panembahan Senopati yang masih duduk tegak di pelana kuda bakuh berbulu putih bersih.
“Kanjeng sinuhun yang kami muliakan. Hamba Damar, bersama kawan-kawan beserta keluarganya dari Dusun Anjali, menghaturkan sembah sujud di depan paduka,” kata Damar pelan sambil bersila.
Panembahan Senopati turun dari kuda. Demikian juga Raden Rangga. Dan Pranacitra.
“Anak muda. Engkaukah Damar yang telah menculik Mila Banowati, dan menewaskan Pangeran Arumbinang?”
Damar menyembah takzim.
“Benar sebagaimana sabda kanjeng sinuhun. Hamba bernama Damar. Namun, penculikan dan pembunuhan itu hanya fitnah. Hamba tidak melakukannya.”
“Pengecut! Pemuda macam apa engkau ini?”
Tiba-tiba Raden Rangga melompat sambil mengayunkan tangan. Tamparan pangeran yang terkenal bengal ini bukan sembarang pukulan. Damar paham, ajian sejenis Brajamusti mampu menghancurkan batu hitam sebesar kepala sapi.
Dengan ketangkasan mengagumkan, Damar menundukkan kepala sehingga tamparan itu menyerempet ikat kepalanya. Elakan ini membuat takjub Panembahan Senopati, tapi membikin murka Raden Rangga yang memang gemar mengadu ilmu.
“Engkau berani melawan?” Tangannya memukul deras sekali ke dada Damar.
Sekali ini Damar tidak ingin membangkang. Ia mengangkat dadanya yang bidang sambil menerapkan ajian Tameng Waja yang dikuasai nyaris sempurna.
“Dukkkk!” Damar berguling-guling saking kerasnya pukulan itu.
Sementara Raden Rangga menyeringai kesakitan. Ia merasakan betapa tangannya pedih seperti menghantam batu kali. Sementara itu Damar kembali bersila sambil menundukkan muka seakan tidak pernah terjadi sesuatu.
BERSAMBUNG: Sandyakala Ratu Malang-Bagian 052
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.
Satlantas Polresta Sleman memberikan 690 teguran selama enam hari Operasi Patuh Progo 2026. Tercatat 61 kecelakaan lalu lintas.
Sebanyak 150 santri Kulon Progo mengikuti 22 cabang lomba FASI XIII DIY. Badko TKA-TPA menargetkan gelar juara umum.
Harga iPhone di iBox 1 November 2026 berubah. iPhone 15 dan 16 naik, sedangkan iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB turun Rp1 juta.
Polda Metro Jaya menangkap 27 orang dalam penggerebekan Kampung Bahari. Polisi menyita sabu, ganja, ekstasi, mesin cetak pil, dan senjata api.
Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pembalap asal Gunungkidul itu kini naik ke posisi tujuh klasemen.