Advertisement
Mengenal Perbedaan Vaksin Covid-19 Buatan LIPI dan Eijkman
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat ini tengah mengembangkan vaksin Covid-19. Lantas apa perbedaan vaksin dari dua lembaga tersebut?
Peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Wien Kusharyoto yang juga menjadi peneliti utama dari pengembangan vaksin menuturkan kemungkinan besar perbedaannya terletak pada segi konstruksi vaksinnya.
Advertisement
“Kalau dalam segi perbedaan, kami ada perbedaan dari segi konstruksinya. Karena kalau kita berbicara tentang suatu vaksin, kita sering kali melakukan proses modifikasi untuk meningkatkan efek atau respon imun. Di kegiatan vaksin LIPI, tim sudah membuat rancangan yang berbeda intinya untuk meningkatkan respon imun apabila kita diberi vaksin tersebut,” tuturnya dalam Webinar yang diselenggarakan oleh LIPI, Selasa (28/7/2020).
Wien menjelaskan bahwa pilihan antigen untuk vaksin LIPI dan Eijkman mungkin sama, tetapi bagaimana pihaknya memikirkan metode lain supaya vaksinnya nanti tidak disuntik. Vaksin tersebut tidak akan langsung melindungi jaringan mukosa seperti tenggorokan.
“Kami ingin mengembangkan vaksinasi menggunakan spray, tetapi perlu studi lebih lanjut apa yg harus kami tambahkan disamping antigennya sendiri. Karena respon imun dengan spray akan berbeda dibanding respon imun terhadap darah,”
Sebagai informasi, sampai saat ini vaksin yang dikembangkan oleh LIPI masih berada di tahap awal dan kemungkinan akan perlu waktu yang lebih lama lagi. Pengembangan vaksin masih di tahap laboratorium, dan diharapkan pada semester pertama 2021, kandidat vaksin sudah bisa diujikan pada hewan untuk melihat efektivitasnya.
Pengujian pada hewan itu akan dilakukan di Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3) LIPI di Cibinong, Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pungli THR Bupati Cilacap Ternyata Sudah Berlangsung Sejak 2025
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
- Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 14 Maret 2026 dari Tugu ke Palur
Advertisement
Advertisement







