Gerindra Cermati Informasi Pertemuan Tokoh dengan Dubes Singapura
Gerindra mendalami informasi dugaan pertemuan tokoh dengan Dubes Singapura. Dino Patti Djalal membantah kabar tersebut dan menyebutnya fiktif.
Amel Carla. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Masih ingat Amel Carla? Dahulu ia adalah artis cilik. Kini setelah dewasa, ia tampak lebih kurus ketimbang sebelumnya.
Kepada wartawan, Amel Carla membantah berat badannya turun gara-gara menjalani diet khusus.
"Nggak. Kebetulan memang kerjaannya makan coklat, terus juga Amel sekarang sudah nggak makan nasi lagi kecuali sushi dan nasi goreng buatan ibuku," ungkap Amel saat di temui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020).
Baca juga: Ayu Ting Ting Luncurkan Produk Kosmetik Seharga Rp1 Juta Per Paket, Ini Kandungannya
Bahkan menurut artis 19 tahun itu, saat masa PSBB, berat badannya sempat naik hingga dua kilogram. Hal itu dipicu gara-gara aktivitasnya hanya berdiam diri di rumah saja.
"Kemarin pas awal-awal pandemi pas stay at home, gendut banget saya. Naik sekitar dua kiloan di rumah," sambungnya.
Amel Carla mengaku yang membuat badannya terlihat kurus karena rutin bersepada selama masa new normal.

"Terus sekarang karena udah boleh mulai keluar kan transisi, Amel udah mulai rajin sepedaan. Udah hampir dua bulanan lah lumayan jadi agak sehat terus seneng aja keliling-keliling Jakarta pakai sepeda," jelas Amel Carla.
"Naik turun sih (berat badanya) jujur Amel jadi jarang nimbang Karena kayak nggak sehat juga kali ya, kalau sering-sering nimbang. Sekarang sih stay di 53-54 kilogram," tutur Amel Carla menandaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gerindra mendalami informasi dugaan pertemuan tokoh dengan Dubes Singapura. Dino Patti Djalal membantah kabar tersebut dan menyebutnya fiktif.
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
SPPG Banjarharjo II di Muntuk, Dlingo, Bantul, kembali beroperasi sejak 19 Oktober setelah melengkapi kebutuhan tenaga inti.
Pemkab Bantul menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga Gumuk Pasir untuk menjaga kelestarian bentang alam barchan.
Kementerian PKP menargetkan bedah 10.300 rumah tak layak huni di DKI Jakarta pada 2026 untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemkab Banyumas mendorong insentif komisi dan diskon bagi agen travel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk diskon 30% di Baturraden dan Menara Terat