KNKT Soroti Latihan Darurat Kapal Roro yang Masih Formalitas
KNKT menilai latihan kedaruratan di kapal roro masih formalitas. Simulasi menemukan kendala hidran, pakaian antiapi, dan life jacket.
Ilustrasi anak berjemur. (Shutterstock)
Harianjogja.com, JOGJA - Berjemur di pagi hari ini seperti menjadi kebiasaan baru masyarakat selama pandemi Covid-19. Tidak hanya orang dewasa dan lansia, anak-anak juga diajak berjemur untuk mendapat sinar Matahari.
Namun tentu tak sembarang waktu bisa dipilih untuk berjemur. Bagi Anda yang ingin mengajak anak berjemur, waktu berjemur yang paling aman adalah sebelum pukul 9 pagi.
Hal ini diungkap dokter anak sekaligus anggota IDAI Jaya, dr. Margareta Komalasari, SpA, yang mengatakan, "Perlindungan anak dari luar dan dalam tubuh anak. Perlindungan dari luar, anak harus tetap aktif bergerak sesuai usia minimal satu jam per hari dan tetap berjemur untuk dapatkan asupan vitamin. di bawah jam 9 tidak masalah untuk direct exposure sekitar 15 menit."
Setelah pukul 10.00 hingga 14.00, anak sebaiknya tidak berjemur atau beraktivitas di bawah sinar matahari langsung, karena ada risiko membuat kulit anak menjadi kemerahan hingga terjadi sun burn.
"Pukul 10.00 sampai pukul 14.00 tidak usah lama-lama, bisa sunburn, kulit kemerahan. Tidak usah direct exposure, di teras saja sudah bisa dapatkan manfaat (untuk tulang dan kulit)," tutur Margareta dalam talk show media via daring, Jumat (3/7/2020), seperti dikutip dari Antara.
Saat anak harus keluar rumah, termasuk untuk berjemur ataupun berolahraga, orangtua juga harus mengajarkan anak untuk menerapkan pedoman kesehatan di masa transisi new normal, seperti mengenakan masker atau pelindung wajah, menjaga jarak fisik dan sosial, dan mencuci tangan usai berkegiatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KNKT menilai latihan kedaruratan di kapal roro masih formalitas. Simulasi menemukan kendala hidran, pakaian antiapi, dan life jacket.
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.
Pemilik Bolosego Dyah Laily Fardisa mengungkap kronologi biaya jualan food truck di Alkid Jogja yang disebut mencapai Rp6 juta.
egadaian dan Polri memperkuat kerja sama pengamanan serta pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian untuk mendukung keamanan operasional dan masyarakat.
Selama menjadi peserta JKN, Yoga telah memanfaatkan Program JKN untuk berbagai kebutuhan pengobatan.
Daftar 14 bank bangkrut dan ditutup OJK hingga September 2026, terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali.