Advertisement
Via Vallen Geram Kasus Pembakaran Mobil Alphard Miliknya Dituduh Rekayasa
Via Vallen. - Istimewa/Instagram @viavallen
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Artis Via Vallen geram dengan tudingan kasus pembakaran mobilnya adalah rekayasa.
Pedangdut Via Vallen murka usai peristiwa pembakaran mobilnya dibilang cuma rekayasa. Dia menegaskan tidak ada unsur settingan sama sekali.
Advertisement
Bahkan, mobil tersebut menurut Via Vallen tidak memiliki asuransi. Sehingga tidak ada keuntungan yang didapat oleh pelantun Sayang itu dari kejadian ini.
"Buat yang dari kemarin suudzon bilang ini settingan dan lain-lain. Mobil saya sudah sebulan habis asuransinya dan belum diperpanjang lagi. Jadi nggak ada yang namanya tinggal diklaim dapat ganti mobil baru," kata Via Vallen di Instagram Story pada Rabu (2/7/2020).
Dia berharap setelah ini tidak ada lagi komentar nyinyir yang diterimanya. Para netizen pun bisa berpikir lebih positif ke depannya.
"Semoga kalian yang suka suudzon bisa berpikir lebih positif terhadap musibah orang lain," sambungnya.
Seperti diketahui, mobil Toyota Alphard itu dibeli Via Vallen secara cash pada 2018. Dia kemudian mendaftarkan asuransi dan selesai pada Mei 2020.
Belum sempat perpanjang karena ada pandemi virus corona, mobil kesayangannya itu sudah terlanjur dibakar orang tak dikenal yang kekinian diketahui seorang fans beratnya bernama Pije.
Kejadian tersebut berlangsung di kediaman Via Vallen di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/6/2020) dini hari.
Sebelum membakar mobil, pelaku sempat menulis pesan ancaman di tembok dekat gerbang rumah Via Vallen.
Pesan yang tertulis di tembok itu bertuliskan "Kibus ada, ada gak kasih haku, pije persa, pije 97 mati kau bang."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Daftar Kota Besar yang Berpotensi Hujan Petir saat Lebaran Hari Ke-2
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 1.381 Warga Binaan di DIY Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Ikuti Salat Id di Sendangadi, Danang Maharsa Tekankan Gotong Royong
- Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
- Dana Desa Tahap 1 Mulai Disalurkan April di Bantul
Advertisement
Advertisement









