Selain WhatsApp, Ini Cara Mudah Kirim Foto dan Gambar
WhatsApp tidak bisa kirim foto? Gunakan Telegram, Google Drive, atau Gmail sebagai alternatif untuk berbagi gambar dan dokumen dengan cepat dan aman.
Foto ilustrasi Piala Oscar. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Oscar 2026 tidak hanya menghadirkan kemenangan film terbaik dunia, tetapi juga menjadi panggung kritik politik. Sejumlah aktor dan sineas memanfaatkan pidato kemenangan untuk menyinggung konflik global hingga kebijakan pemerintah.
Film “One Battle After Another” karya sutradara Paul Thomas Anderson menjadi bintang utama malam penghargaan yang digelar di Dolby Theatre tersebut setelah berhasil memborong enam piala Oscar dari total 13 nominasi.
Keberhasilan film tersebut mencakup kategori bergengsi Best Picture, sekaligus mengantarkan Paul Thomas Anderson meraih penghargaan Best Director dan Best Adapted Screenplay.
Dalam pidato kemenangannya, Anderson menyampaikan pesan emosional mengenai kondisi dunia saat ini. Ia bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada generasi mendatang atas situasi global yang menurutnya diwariskan oleh generasi sekarang.
Kesuksesan film produksi Warner Bros. ini semakin lengkap setelah Sean Penn memenangkan kategori Best Supporting Actor, memperkuat dominasi film tersebut dalam ajang penghargaan tahun ini.
Film “Sinners” Cetak Rekor Nominasi
Selain kemenangan besar “One Battle After Another”, sorotan juga tertuju pada film “Sinners” arahan sutradara Ryan Coogler.
Film tersebut mencatatkan sejarah baru di Academy Awards setelah berhasil meraih 16 nominasi, jumlah terbanyak sepanjang sejarah ajang penghargaan tersebut.
Salah satu kemenangan penting datang dari Michael B. Jordan yang akhirnya meraih Oscar pertamanya sebagai Best Actor.
Kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah karena menjadikannya aktor kulit hitam keenam yang berhasil memenangkan kategori aktor utama dalam sejarah Oscar, mengikuti jejak nama besar seperti Denzel Washington dan Sidney Poitier.
Prestasi lain juga datang dari Autumn Durald Arkapaw, yang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memenangkan Oscar kategori Sinematografi melalui karya visualnya dalam film “Sinners”.
Sementara itu, kategori Best Actress dimenangkan oleh Jessie Buckley lewat penampilannya dalam film “Hamnet”. Dalam pidatonya, Buckley mendedikasikan kemenangan tersebut untuk perjuangan para ibu di berbagai belahan dunia.
Panggung Oscar Dipenuhi Isu Politik
Malam penghargaan tersebut juga diwarnai sejumlah pernyataan politik dari para sineas dan aktor yang hadir.
Aktor Javier Bardem secara terbuka menyerukan dukungan terhadap Palestina dengan meneriakkan “Free Palestine!” saat tampil di atas panggung bersama Priyanka Chopra.
Isu kemanusiaan juga disinggung oleh sutradara Norwegia Joachim Trier, yang memenangkan kategori Best International Feature Film melalui film “Sentimental Value”. Dalam pidatonya, Trier menyoroti tanggung jawab generasi dewasa terhadap nasib anak-anak yang hidup di wilayah konflik.
Di sisi lain, kritik terhadap pemerintahan Amerika Serikat juga muncul dalam acara tersebut.
Presenter Jimmy Kimmel melontarkan sindiran kepada Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump, yang langsung memicu perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Momen politik lainnya terlihat dari kemenangan film dokumenter “Mr. Nobody Against Putin”, yang mengangkat kritik terhadap pemerintahan Rusia.
Kemenangan Bersejarah dari Industri Hiburan Korea
Ajang Oscar 2026 juga menghadirkan kejutan dari industri hiburan Asia.
Film animasi “KPop Demon Hunters” berhasil memenangkan kategori Best Animated Feature.
Selain itu, lagu “Golden” juga mencatat sejarah sebagai lagu K-pop pertama yang memenangkan Oscar untuk kategori Best Original Song, mempertegas semakin besarnya pengaruh industri hiburan Korea Selatan di panggung global.
Dengan berbagai kemenangan dan pernyataan politik yang muncul sepanjang malam penghargaan, Oscar 2026 tidak hanya menjadi perayaan prestasi dunia film, tetapi juga mencerminkan bagaimana industri hiburan global semakin aktif menyoroti berbagai isu sosial dan politik yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp tidak bisa kirim foto? Gunakan Telegram, Google Drive, atau Gmail sebagai alternatif untuk berbagi gambar dan dokumen dengan cepat dan aman.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
DPRD DIY menyoroti alih fungsi lahan pertanian 150-200 hektare per tahun dan meminta RPPLH 2026-2056 menjadi dasar pembangunan berkelanjutan.
PDI Perjuangan Sleman menggelar sarasehan Kudatuli untuk memperkuat militansi kader, menjaga soliditas partai, dan menyerap aspirasi senior.
Sebanyak 4.278 anak di Sleman tercatat tidak sekolah. Pemkab meluncurkan Gandheng ATS berbasis EWS untuk mendeteksi risiko putus sekolah.
Brussels memperpanjang status waspada kekeringan level kuning akibat cadangan air tanah terus menurun dan cuaca kering yang masih berlanjut.