Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN CUP 2026
PSSI memastikan Timnas Indonesia bisa menurunkan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia pada 23 September.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Musim liburan ini, berlibur di pemandian umum saat menstruasi tentu membuat Anda merasa was-was. Apakah aman untuk tetap berenang tanpa harus menggunakan pembalut atau tampon?
Sebenarnya, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya sebab berenang saat menstruasi sangat aman dan tidak meningkatkan risiko infeksi.
"Darah biasanya mengalir keluar dari rahim ke vagina melalui serviks karena gravitasi, dan tekanan air dapat menurunkan aliran saat berenang," tutur Dr. Jacqueline Ho, MD , ahli endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Keck Medicine USC.
Namun, melansir Insider, hal ini tidak berlaku saat Anda bersin, batuk, tertawa.
Anda juga tidak perlu khawatir dengan darah di dalam air karena akan dinetralkan langsung oleh bahan kimia di dalam air.
"Setiap jumlah kecil darah yang masuk ke dalam air akan dinetralkan dengan bahan kimia di dalam air [kolam renang]," kata Jennifer Meyers, CNM, bidan perawat di Mayo Clinic Health System.
Ia menambahkan, darah juga akan menyebar ketika berenang di danau atau laut.
Kekhawatiran lainnya saat berenang di lautan lepas adalah adanya serangan hiu. Padahal, hal ini tidak pernah terjadi.
"Tidak ada data serangan hiu meningkat saat seorang perempuan [berenang] dalam masa mesntruasi," jelas Dr. Leah Millheiser, MD, OB-GYN dan direktur Program Pengobatan Seksual Wanita di Perawatan Kesehatan Stanford.
Di sisi lain, seharusnya menstruasi tidak membuat Anda merasa takut untuk berenang. Sebaliknya, jadikan ini sebagai kegiatan berolahraga.
"Berenang dan berolahraga dapat bermanfaat untuk atasi kram menstruasi juga," ujar Dr. Ho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PSSI memastikan Timnas Indonesia bisa menurunkan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia pada 23 September.
Progres Tol Jogja-Solo Paket 1.2 mencapai 92,54%. Pembebasan lahan Akses Bokoharjo juga 99,38% dan dikebut untuk Nataru 2026/2027.
Disnakertrans Bantul mulai sosialisasi padat karya BKK DIY di 124 lokasi. Setiap kelompok mendapat anggaran Rp100 juta untuk perluasan kerja.
DLH Gunungkidul menargetkan pengurangan sampah organik hingga 40% melalui Masgun Maos dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.
Iran menyebut pembicaraan dengan Oman terkait Selat Hormuz berlangsung konstruktif. Namun, jalur pelayaran belum dibuka kembali.
Destry Damayanti menjadi calon tunggal Gubernur BI. IHSG turun 0,69%, sementara rupiah menguat 0,79% ke Rp17.755 per dolar AS.