10 Agustus Penuh Makna: Dari Hari Veteran hingga Hari Malas Nasional

Jumali
Jumali Senin, 10 Agustus 2026 10:07 WIB
10 Agustus Penuh Makna: Dari Hari Veteran hingga Hari Malas Nasional

Mager atau malas bergerak. - Foto ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Tanggal 10 Agustus menyimpan deretan peristiwa penting, sejarah, dan perayaan unik yang dirayakan oleh masyarakat global maupun nasional. Dari momen mengenang jasa pahlawan hingga perayaan santai yang mengajak orang untuk beristirahat, berikut enam peringatan yang jatuh pada hari istimewa ini.

1. Hari Veteran Nasional: Mengenang Jasa Pahlawan Bangsa

Indonesia memperingati Hari Veteran Nasional setiap 10 Agustus sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah membela dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peringatan ini dirintis oleh Presiden Soekarno pada tahun 1945 dan diperkuat melalui amanah tertulisnya pada tahun 1965. Pada tahun 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi mengesahkan tanggal 10 Agustus sebagai Hari Veteran Nasional.

Berdasarkan catatan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), peringatan Hari Veteran Nasional pertama kali dipusatkan di Gedung Veteran Balai Sarbini, Jakarta Selatan, pada 11 Agustus 2014, yang dihadiri oleh para petinggi negara. LVRI sendiri merupakan wadah organisasi resmi yang menghimpun para veteran dan telah disahkan sejak 1 Januari 1957. Tujuan utama peringatan ini adalah menumbuhkan semangat juang yang sama antara para veteran dengan generasi muda penerus bangsa.

2. Hari Singa Sedunia: Melestarikan 'Raja Hutan' dari Kepunahan

10 Agustus juga diperingati sebagai World Lion Day atau Hari Singa Sedunia. Singa, salah satu hewan mamalia dari kelompok kucing besar yang dijuluki 'Raja Hutan', memiliki peran penting dalam ekosistem alam.

Peringatan ini diprakarsai oleh Big Cat Rescue, organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk perlindungan dan pelestarian populasi singa. Ada tiga misi utama perayaan ini: meningkatkan kesadaran publik terhadap habitat singa yang kian memburuk, merumuskan strategi pelestarian lingkungan alami melalui penambahan taman nasional, serta mengedukasi masyarakat sekitar kawasan satwa agar memahami cara melindungi diri dari hewan buas tersebut.

3. Hari Vlogging: Merayakan Kreativitas Digital

Perkembangan teknologi digital melahirkan tren kreatif berupa video blog atau vlogging, yang kini memiliki hari perayaan khusus setiap 10 Agustus. Aktivitas ini dimanfaatkan oleh para pembuat konten untuk membagikan pengalaman keseharian maupun narasi personal kepada khalayak luas.

Sejarah peringatan ini bermula dari festival video online terbesar di Inggris, 'Summer in The City'. Masyarakat dunia biasanya memeriahkan hari spesial ini dengan mengunggah konten video aktivitas harian di berbagai platform media sosial dengan tagar #VlogginDay.

4. Hari Biodiesel Internasional: Mengenang Penemuan Mesin Diesel

Di sektor energi alternatif, 10 Agustus diperingati sebagai Hari Biodiesel Internasional. Momentum ini mengabadikan penemuan mesin diesel oleh Rudolf Diesel pada tahun 1890. Perancang ulung tersebut awalnya menciptakan mesin yang dirancang mampu beroperasi menggunakan bahan bakar minyak bumi maupun minyak nabati organik sebagai sumber energi terbarukan.

Bahan bakar nabati dikenal mampu bekerja tanpa menghasilkan polusi udara separah bahan bakar fosil konvensional. Peringatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai urgensi pemanfaatan bahan bakar non-fosil sebagai alternatif berkelanjutan bagi kendaraan maupun mesin industri.

5. Hari Kemerdekaan Ekuador: Deklarasi dari Spanyol

Negara Ekuador di Amerika Selatan merayakan Hari Kemerdekaan setiap 10 Agustus, memperingati deklarasi kemerdekaan dari penjajahan Spanyol pada tahun 1809. Dalam tradisi lokal, hari bersejarah ini dikenal sebagai 'Día del Primer Grito de Independencia de Quito' atau 'Hari Tangisan Pertama Kemerdekaan Quito'.

Warga Ekuador merayakan hari nasional ini dengan menghadiri pawai budaya dan menikmati kuliner tradisional khas seperti roti yucca, patacones, hingga sup kambing tradisional bernama seco de chivo.

6. Hari Malas Nasional: Saatnya Bersantai

Sebagai penutup rangkaian perayaan, terdapat momen unik yang digemari banyak orang, yaitu The Lazy Day atau Hari Malas Nasional. Meskipun asal-usul perayaan ini tidak diketahui secara pasti, esensinya adalah meluangkan waktu untuk bersantai, menikmati istirahat total di rumah, serta menghentikan segala aktivitas berat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online