PLTS Terapung Jatigede 100 MW Segera Dimulai, Jatiluhur Masih Dikaji
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Ada berbagai alasan mengapa seorang perempuan suka menggunakan pakaian pasangannya. Salah satunya adalah karena faktor kenyamanan.
Jika Anda salah satunya, ada kabar baik yang harus Anda ketahui. Kebiasaan mengambil dan menggunakan pakaian dari lemari si dia, ternyata memiliki banyak manfaat psikologis yang tidak kita sadari lho. Salah satunya adalah mengurangi stres pada diri Anda.
Ya, hal inilah yang diungkap oleh sebuah penelitian baru-baru ini.
Nah, ingin tahu apalagi manfaatnya? berikut daftar dan penjelasannya, seperti yang dilansir Times of India.
1. Mengurangi kesepian dan kecemasan
Jika Anda sering merasa cemas dan kesepian, Anda dapat mencoba mengenakan pakaian pasangan Anda. Menurut para peneliti di University of British Columbia, mengenakan apa pun yang memiliki aroma pasangan bisa membantu mengurangi stres, kesepian, dan kecemasan.
2. Studi tentang aroma
Para peneliti memilih perempuam secara acak dan menugaskan mereka untuk mencium satu dari tiga aroma, yakni aroma orang asing, pasangan mereka, atau aroma netral.
Sebelum memberi para perempuan pakaian pasangan mereka, para lelaki diminta untuk mengenakan pakaian yang sama selama 24 jam sehingga mereka meninggalkan jejak aroma mereka yang kuat.
3. Tingkat stres yang tercatat lebih rendah
Setelah mencium pakaian-pakaian tersebut, para partisipan diminta menjalani wawancara kerja pura-pura dan mengerjakan tugas matematika. Ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat stres peserta.
Ketika para peneliti mencatat tingkat stres dan kortisol para partisipan, yang menarik, perempuan yang diberi pakaian dengan aroma pasangan mereka menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah. Sedangkan, perempuan yang mencium pakaian yang dikenakan oleh orang asing secara acak lebih merasa stres daripada yang lain.
4. Selain aroma pasangan, perempuan suka tidur di tempat pasangannya
"Banyak orang mengenakan pakaian pasangan mereka atau tidur di tempat pasangannya ketika pasangannya pergi, tetapi mungkin tidak menyadari mengapa mereka terlibat dalam perilaku ini," kata pemimpin penulis studi, Marlise Hofer dalam sebuah pernyataan.
Temuan ini, kata dia menunjukkan bahwa aroma pasangan sendiri, bahkan tanpa kehadiran fisik mereka, dapat menjadi alat yang ampuh untuk membantu mengurangi stres. Studi ini dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology.
5. Ini akan membantu orang mengatasi situasi sulit
Menurut para peneliti, temuan ini dapat sangat membantu mengatasi situasi sulit yang membuat stres pada banyak orang.
"Dengan globalisasi, orang semakin bepergian untuk bekerja dan pindah ke kota-kota baru. Penelitian kami menunjukkan bahwa sesuatu yang sederhana seperti mengambil pakaian yang dikenakan oleh orang yang Anda cintai dapat membantu menurunkan tingkat stres ketika Anda jauh dari rumah," kata penulis studi senior, Frances Chen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Times of India/Suara.com
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
Pangkalan Udara Kadena di Jepang melarang kendaraan BYD masuk karena kekhawatiran risiko keamanan terhadap instalasi militer AS.
Ketua DPRD Kota Jogja membuka Turnamen Pingpong Cup 2026 di Pakuncen, Wirobrajan, untuk mendorong prestasi atlet dan budaya hidup sehat.
Hujan kembali mengguyur Bantul setelah kemarau panjang, tetapi BPBD masih menyalurkan air bersih karena sumur warga belum pulih.
Lazio membidik kemenangan keempat beruntun saat menjamu Parma di Serie A. Gattuso mengincar puncak, sedangkan Gilardino memburu poin.
Monako menempati peringkat pertama Nomad Lifestyle Index 2026 dengan skor 73,89, mengungguli Andorra dan Uni Emirat Arab.