Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Fairuz A Rafiq. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA – Artis Fairuz A. Rafiq menanggapi penangkapan tiga tersangka kasus ‘ikan asin’, yakni mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta dua orang yang merupakan pasangan suami istri, Rey Utami dan Pablo Benua. Pernyataan ini dikatakan oleh Fairuz melalui pengacaranya, Hotman Paris Hutapea.
“Abang dan Polisi sudah melakukan keadilan dan kejujuran, Allah Maha Tahu. Itulah reaksi Fairuz atas penahanan 3 terlapor,” kata Hotman dalam video di Instagram, Jumat (12/7/2019).
Selain mengucapkan terima kasih terhadap pihak yang membantu penyelesaian kasusnya bersama sang mantan suami, Galih Ginanjar, Fairuz juga memposting banyak dukungan untuk dirinya. Terutama dari mereka para wanita yang juga merasa terhina harga dirinya setelah Galih menyebarkan aib soal organ intim Fairuz kepada publik.
“Aku sangat simpati dengan kasus yang dialami sama kakak dan aku yakin orang-orang yang jahat pasti akan terima ganjarannya. Terima kasih juga karena bisa menginspirasi untuk jadi perempuan hebat,” tulis netizen dalam pesan yang kemudian diposting oleh ibu dua anak itu di Insta Stories.
Menanggapi hal tersebut, Fairuz pun tak lupa untuk membalas segala dukungan dari orang-orang yang bahkan tidak dikenalnya, namun turut bersimpati terhadap permasalahan yang kini dihadapi oleh putri almarhum A. Rafiq itu.
“Masya Allah, terima kasih ya Allah, aku juga dipertemukan dengan orang-orang baik,” tulis Fairuz.
Jika kini Fairuz tengah merasa bersyukur atas hukuman bagi para tersangka, tidak demikian dengan orangtua Rey Utami. Mewakili anaknya, orangtua Rey mengatakan jika sang putri menyesal telah membuat konten tersebut.
“Sangat menyesali perbuatannya dan mau minta maaf kepada yang bersangkutan,” kata Tuti dan Sulaiman, orangtua Rey Utami dalam tayangan Silet di RCTI, Jumat (12/7/2019).
Walaupun telah mengakui kesalahan hingga penyesalan, toh proses hukum akan terus berlangsung. Polda Metro Jaya telah menetapkan Galih Ginanjar, Rey Utami hingga Pablo Benua sebagai tersangka. Hal itu dikhawatirkan mereka akan menghilangkan barang bukti hingga melarikan diri.
Perihal tuduhan ini, Barbie Kumalasari mengatakan jika suaminya tak mungkin melakukan tindakan tersebut. “Gimana mau melarikan diri sih? Dari kemarin kami datang ke Polda,” kata Kumalasari dalam tayangan Silet, Jumat (12/7/2019).
Pernyataan Kumalasari juga didukung oleh Farhat Abbas, pengacara Pablo Benua dan Rey Utami soal kliennya yang tidak mungkin menghilangkan barang bukti. “Pablo enggak punya kemampuan untuk menghapus itu,” jelas Farhat.
Namun pernyataan tersebut telah dibantah oleh bukti fakta yang ditemukan oleh polisi dalam penyidikan mereka. Pertama, Galih Ginanjar harus dijemput di hotel pada Kamis subuh kemarin sementara pasangan Pablo dan Rey telah menghilangkan barang bukti saat dilakukan penggeledahan di rumah mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.