Rektor UAD Ingatkan Lulusan Soal AI dan Persaingan Dunia Kerja
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Ilustrasi olahraga malam
Harianjogja.com, JAKARTA--Olahraga di malam hari ternyata dapat membebani kerja jantung. Oleh karena itu, ahli fisiologi olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tidak menganjurkannya.
Jajat Darajat Kusumah Negara yang melakukan penelitian gelar doktor tentang dampak futsal bagi fungsi kognitif mengatakan, waktu olahraga yang paling dianjurkan adalah pagi atau sore hari.
Dia mengatakan olahraga di malam hari setelah beraktivitas seharian membebani kerja jantung karena tidak memiliki waktu istirahat yang cukup.
"Biarkanlah jantung kita beristirahat, iramanya rendah, sebaiknya dikurangi olahraga malam hari," kata Jajat, Rabu (10/7/2019).
Menurutnya, mengistirahatkan irama jantung di malam hari juga memberikan waktu pemulihan bagi tubuh atas aktivitas sehari penuh.
Jajat yang dulunya atlet sofbol nasional itu menyarankan olahraga pagi hari hingga pukul 9.00 atau 10.00. Kendati demikian dia tidak memungkiri kondisi di Ibu Kota Jakarta, terlebih bagi masyarakat pekerja yang sibuk tidak memiliki waktu untuk berolahraga kecuali malam hari.
Disertasi promosi doktor yang dilakukan Jajat juga mengungkapkan bahwa olahraga futsal yang dilakukan oleh anak remaja selama 60 menit dan lima kali dalam seminggu bisa meningkatkan hormon kortisol yang berkaitan dengan stress, serta kadar MDA yang membentuk radikal bebas dalam tubuh.
Dia mengatakan berolahraga berintensitas tinggi secara terus menerus bisa membentuk radikal bebas jika tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang mengandung vitamin c, vitamin e, likopen, dan flavonoid.
Oleh karena itu Jajat sangat menganjurkan orang yang gemar berolahraga secara terus menerus untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, terutama dengan makan sayur dan buah yang mengandung antioksidan tinggi.
Olahraga yang baik harus dimulai dengan aktivitas dan intensitas yang ringan, kemudian berlanjut ke olahraga yang lebih lama dan intensitas yang lebih berat seiring meningkatnya kemampuan tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Pelatih kepala baru PSIM Jogja, Risto Vidakovic, mulai terlibat dalam proses pembenahan tim meski belum resmi mendampingi skuad dari pinggir lapangan. Pelatih a
SKK Migas menargetkan proyek Gas Mako Natuna berproduksi 111 MMscfd dalam dua tahun dan memasok kebutuhan listrik Batam.
KAI Daop 6 Yogyakarta membuka pemesanan tiket kereta keberangkatan 1 Desember 2026 melalui Access by KAI mulai 1 November.
Polri akan mendalami keluhan penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo melalui mekanisme pengawasan internal, termasuk Propam.
Anggota DPRD Sleman Respati Agus Sasangka menindaklanjuti keluhan sampah di Pasar Cebongan dengan mengusulkan penggunaan insinerator dan optimalisasi mesin komp