Kejagung Periksa 3 Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
Laudya Cynthia Bella./Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA -- Aktris Laudya Cynthia Bella berencana melebarkan sayap bisnisnya hingga ke Malaysia. Dia bilang toko perdananya masih dalam tahap pembangunan.
"Sudah ada rencana. Lagi pembangunan Insya Allah," ujar Laudya Cynthia Bella ditemui di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2018).
Semenjak dipersunting Engku Emran, perempuan 30 tahun ini memang memilih menetap di Kuala Lumpur, Malaysia.
Karena itu, bintang Surga Yang Tak Dirindukan ini pun berniat membuka usaha di bidang clothing line. Brandnya yang akan dilaunching adalah L by LCB, yang sebelumnya sudah dirilis di Indonesia.
"Bisnisnya fashion, bikin baju, bikin hijab. Brandnya masih sama yang ini (L by LCB)," sambungnya lagi.
Awalnya, Laudya Cynthia Bella cuma berbisnis hijab. Namun dia akhirnya resmi meluncurkan produk pakaian muslimahnya hari ini di Jakarta.
"Ini adalah acara anniversary brand aku L by LCB, sekalian launching. Karena satu tahun yang lalu belum bikin baju, fashion. Jadi sekarang alhamdulillah lagi coba merambah hal lain yaitu perlengkapan untuk muslimah," tutur Laudya Cynthia Bella.
Seperti diketahui, Laudya Cynthia Bella punya segudang bisnis. Satu di antaranya yang paling terkenal adalah Bandung Makuta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.