Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Amel Carla. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Masih ingat artis cilik Amel Carla? Ia kini sudah tumbuh jadi gadis remaja. Gadis yang dulu dikenal bertubuh gemuk kini jadi terlihat lebih langsing.
Sayang, perubahan fisik Amel Carla mendulang kontroversi di kalangan publik. Tudingan operasi plastik langsung muncul karena tak sedikit yang menganggap perubahan fisik dara 17 tahun di luar kewajaran.
Lantas, bagaimana respon Amel Carla ketika disinggung mengenai tudingan tersebut? Ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (16/10/2018), Amel dengan tegas membantah.
"Oh my God! Enggak, enggak," ujarnya.
Namun dalam kesempatan yang sama, Amel tidak menampik bahwa rumor itu sudah sampai ditelinganya.
"Dulu ada rumor-rumor saja. Enggak, hoax. Kayak Amel itu katanya operasi plastik," tutur dia.
Terkait tudingan operasi plastik yang ditujukan kepadanya, Amel Carla mengaku sama sekali tidak tersinggung. Sebab menurut Amel, hal itu justru menandakan bahwa perubahan fisiknya memang berbuah positif.
"Ya Allah, hahaha. Alhamdulillah ya. Berarti Amel cantik dong. Cuma enggak operasi plastik," kata dia.
"Amel enggak marah. Cuma karena ditanya sama kakak-kakak infotainment yang lain, jadi sudah, klarifikasi saja," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry Hongkiriwang mengungkap aliran uang Rp50 miliar dari Tan Kian dalam sidang Febrie Adriansyah. Febrie dan Nurman membantah tuduhan tersebut.
Kejagung membantah kabar penangkapan jenderal Polri. Sementara itu, Polri masih mengecek isu pemeriksaan dua petinggi terkait kerusuhan Jogja.
Aliansi Jogja Memanggil menagih janji Wali Kota Hasto Wardoyo menanggung biaya pengobatan korban kerusuhan 28 Oktober 2026.
Sebanyak 22.866 peserta BPJS PBI APBN di Sleman dinonaktifkan. Pemkab memprioritaskan pasien kronis dan warga miskin untuk reaktivasi.
RSJ Grhasia DIY memperluas layanan kesehatan nonjiwa dengan membangun gedung baru yang akan menyediakan layanan spesialis penyakit dalam, anak, dan kebidanan.