Prabowo Minta Tepung Singkong Diproduksi Skala Besar untuk Padamkan Karhutla
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Raisa. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA--Dalam sepekan terakhir, netizen sedang memviralkan soal Kepala BNPB Sutopo Purwo Nugroho yang mengidolakan penyanyi Raisa.
Karena viralnya hal tersebut, Raisa sempat menyempatkan diri video call dengan Sutopo di sela-sela konferensi pers terkait gempa di Palu.
Raisa juga mengucapkan ulang tahun kepada Sutopo yang berulang tahun pada Minggu (07/10/2018). Melalui akun twitternya Raisa menyampaikan selamat serta doa-doanya.
"Selamat ulangtahun pak @Sutopo_PN ! semoga selalu diberikan kekuatan, tetap semangat dan terus menginspirasi ya pak :)," tulis Raisa.
Sutopo pun langsung menanggapi ucapan itu, dengan kalimat terima kasih untuk idolanya itu.
"Terima kasih atas ucapan dan doanya Mbak @raisa6690 . Semoga kita dapat sama-sama menginspirasi anak bangsa, khususnya anak-anak muda. Tak ada kesuksesan yang datangnya tiba-tiba.
Perlu kerja keras, integritas, komitmen, belajar dan doa. Jaga kesehatan terus mbak," jawab Sutopo dalam akun twitternya juga.
Ucapan itu, mendapatkan banyak respons dari warganet yang juga meminta Raisa menemui langsung Sutopo yang memang sangat ingin bertemu dengan istri dari Hamish Daud itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Pasar gim Indonesia mencapai Rp32 triliun pada 2025. Komdigi melihat esports sebagai penggerak ekonomi digital dan lapangan kerja.
FEB UGM menggandeng Hochschule Osnabrück Jerman melalui IDB untuk mencetak doktor praktisi. UKT program ini Rp50 juta per semester.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 33 penerbangan terdampak.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.059 korban. Pakar hukum menjelaskan peluang jerat pidana akibat kelalaian maupun kesengajaan.
Gen Z dan Alpha mulai mengurangi screen time dan mencari pengalaman offline, termasuk berkumpul di kawasan seperti Blok M dan Dukuh Atas.