Advertisement
Para Ayah Juga Dianjurkan Memijat Bayi, Banyak Manfaatnya
Ilustrasi ayah memijat bayi - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kedekatan hubungan antara bayi dan ayah bisa dibangun melalui pijatan.
"Boleh sama bapak? Boleh [pijat bayi]. Hubungan antara bayi dan bapak bisa bagus," ujar Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Kementerian Kesehatan, dokter Ina Rosalina di Jakarta, belum lama ini.
Advertisement
Ina mengatakan, selain membangun bounding antara orangtua dan bayi mereka, pijat bayi juga bermanfaat untuk tumbuh kembang optimal bayi.
"Anak dipijat dari ujung kepala sampai kaki. Ada yang mengarah menjauhi atau mendekati jantung. Kalori atau apapun yang dimakan bayi disalurkan, motorik lebih bagus, nafsu makan lebih baik. Saraf di daerah perut kita pijat. Semua sistem saraf jadi bagus," papar dia.
Dalam kesempatan yang sama, spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Bernie Endyarnie Medise, SpA(K), MPH menuturkan, bahwa anak-anak yang dipijat waktu tidurnya lebih panjang sementara waktu menidurkannya lebih pendek. Selain itu bayi yang dipijat juga menunjukkan pertambahan berat badan.
"Tangisan berkurang, stres bayi berkurang, nafsu makan lebih tinggi, memperbaiki sistem enzim [di bagian perut] sehingga makanan yang dimakan lebih mudah terabsorbsi sehingga pertambahan berat badan 47 persen lebih tinggi ketimbang bayi yang tidak dipijat) dan kemampuan komunikasi bayi terbentuk," papar Bernie.
Ina menambahkan, baik para ayah maupun ibu tak perlu khawatir melakukan kesalahan saat memijat bayi mereka, karena jika tekniknya benar tak akan membahayakan sang bayi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








