Advertisement
Mengenali Lupus dengan Mengamati Kulit, Begini Penjelasannya
Selasa, 08 Mei 2018 - 14:35 WIB
Maya Herawati

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Lupus adalah penyakit yang menyerang imun manusia. Penyakit ini dimulai dengan gejala autoimun yang lama-lama bisa parah. Waspadai lupus sejak dini dengan mengenali tandanya.
Lupus Eritematosus Sistemik adalah penyakit autoimun yang melibatkan berbagai organ dengan manifestasi klinis yang bervariasi, mulai dari yang ringan sampai berat.
Pada keadaan awal, penyakit ini sering sekali sulit dikenali karena memiliki manifestasi yang sering tidak terjadi secara bersamaan, terlebih sampai sekarang penyakit ini belum diketahui persis penyebabnya.
Namun, Iris Rengganis, Ketua Divisi Alergi Imunologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM mengungkapkan, gejala serangan penyakit ini secara kasat mata bisa dideteksi melalui kulit.
"Sebanyak 70% penderita lupus memiliki beberapa gejala kulit," katanya, belum lama ini.
Dia menjelaskan, tiga kategori utama penyakit ini adalah Lupus Kutaneous Kronis (diskoid), Lupus Kutaneous Subakut serta Lupus Kutaneous Akut. Dan orang dengan Lupus Diskoid berkemungkinan menunjukkan bercak-bercak bersisik merah tebal pada kulit.
Lebih lanjut dikatakannya, Lupus Kutaneous Subakut sebenarnya juga bermanifestasi sebagai bercak merah bersisik, tetapi dengan sisi yang berbeda. Sedangkan Lupus Kutaneous Akut bermanifestasi sebagai ruam dan
beberapa memiliki ruam malar klasik (atau ruam kupu-kupu).
Ruam ini terjadi pada 3O% sampai 60% orang pendeita dan kondisi seperti rambut rontok, mulut dan bisul hidung merupakan manifestasi lain yang mungkin terjadi.
Selan itu, dijelaskannya juga bahwa perhatian medis yang paling sering dicari untuk mengidentifikasi penyakit ini adalah nyeri sendi. Biasanya pada sendi kecil dan pergelangan tangan, meskipun semua sendi tetap berisiko.
"Lebih dari 9O% dari penderita akan mengalami nyeri sendi dan atau otot pada suatu waktu, selama perjalanan penyakit mereka."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Tiket Gratis Kapal Laut untuk Arus Balik Lebaran 2025 Masih Tersedia
News
| Minggu, 06 April 2025, 09:37 WIB
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG Sebut Gempa Bumi di Cilacap Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
- Arus Balik dari Terminal Gunungkidul Diperkirakan Turun 25 Persen, Ini Penyebabnya
- Didukung Inovasi, Kalurahan di DIY Bisa Ajukan Bantuan Dana Pengelolaan Sampah
- Jangan Sampai Ada Korban, Wisatawan Pantai Parangtritis Bantul Diminta Waspada Bahaya Ombak Besar
- RSUD Panembahan Senopati Bantul Kini Punya Gedung Maternal Perinatal Terpadu
Advertisement
Advertisement