Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Setelah melewati libur lebaran, Anda akan kembali beraktifitas seperti biasa. Bagaimana cara beradaptasi dari liburan ke rutinitas yang lebih nyaman dan menyenangkan?
Berikut anjuran dari psikolog klinis dewasa lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Teresa Indira Andani. Ada sejumlah saran dari Teresa agar Anda bisa beradaptasi hidup normal setelah libur caranya dengan T.R.A.N.S.I.S.I yakni Tidur teratur, Rencanakan, Atur ekspektasi, Nikmati hal kecil, Susun jadwal, Ingat motivasi, Sisihkan waktu, dan Interaksi.
"Mengatasi post holiday blues bukanlah tentang memaksakan diri untuk langsung produktif, melainkan memberikan waktu bagi diri sendiri untuk beradaptasi secara bertahap. Dengan menerapkan strategi T.R.A.N.S.I.S.I, transisi dari liburan ke rutinitas bisa lebih nyaman dan menyenangkan," kata Teresa dikutip Sabtu (5/4/2025).
Teresa mengatakan liburan memiliki dampak psikologis yang berperan pada seseorang, karena saat berlibur tingkat kebahagiaan meningkat, tetapi setelah kembali, kebahagiaan tersebut kembali ke titik awal dalam waktu yang relatif singkat.
Ia mengatakan hal ini merupakan post holiday blues yang wajar terjadi setelah liburan karena merasa ada "gap" saat menyesuaikan diri kembali ke rutinitas.
Mengubah pola tidur lebih teratur beberapa hari sebelum kembali ke aktivitas menurut Teresa membantu menyesuaikan tubuh kembali ke ritme sirkadian. Selain itu, ia menyarankan untuk jalani hari pertama bekerja dengan ringan seperti mengecek email atau menyusun daftar kegiatan yang akan dijalani dalam satu hari terlebih dahulu.
Psikolog yang praktek di Vajra Gandaria, Jakarta Selatan ini menyebut, untuk kembali ke mode "on" menjalankan kegiatan rutinitas membutuhkan waktu sehingga harus Atur ekspektasi dan jangan memaksakan diri untuk langsung produktif 100 persen.
"Fokuslah pada progress, bukan perfeksionisme," jelasnya.
Saat memulai hari kerja pertama setelah berlibur, ia menyarankan untuk nikmati hal kecil dalam rutinitas seperti menyeduh kopi atau mendengarkan musik.
Kegiatan ini membantu otak melepaskan dopamin yang bisa meningkatkan semangat, serta awali hari dengan menyusun jadwal aktivitas bertahap dan prioritaskan yang paling penting dan mendesak, ujarnya.
"Ingat kembali motivasi bekerja atau sekolah, apa yang membuat Anda menikmati pekerjaan/sekolah? Apakah itu interaksi dengan teman, kesempatan belajar, atau tujuan jangka panjang? Mengingat alasan mengapa kita bekerja atau belajar bisa menjadi motivasi internal untuk kembali semangat," kata Teresa menjelaskan.
Ia mengatakan agar hari pertama tidak menjadi beban, tetap sisihkan waktu untuk perawatan diri dengan berolahraga ringan, meditasi, atau sekedar berjalan santai di luar ruangan untuk menjaga kesehatan mental tetap stabil.
Terakhir, Teresa mengingatkan untuk meluangkan waktu berinteraksi dan ngobrol dengan rekan kerja untuk mengurangi stres dan meningkatkan mood secara alami.
Jika mengalami gangguan suasana hati lebih dari dua minggu, segera konsultasikan ke ahli seperti psikolog secara online maupun offline.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
OJK mencatat Rp811,1 miliar dana korban scam berhasil diblokir. Sebanyak Rp207,16 miliar telah dikembalikan kepada korban.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Jogja, mencapai 91,407 persen dan ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Presiden Prabowo berkomitmen membangun ekosistem sepak bola hingga daerah dan menggandeng klub profesional bersama FIFA.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.