Advertisement

Drama Musikal Jahillyah bakal Tampilkan Charly Van Houten

Rabu, 07 Agustus 2013 - 13:22 WIB
Nina Atmasari
Drama Musikal Jahillyah bakal Tampilkan Charly Van Houten

Advertisement

[caption id="attachment_435757" align="alignleft" width="314"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/07/drama-musikal-jahillyah-bakal-tampilkan-charly-van-houten-435756/charly-antara-2" rel="attachment wp-att-435757">http://images.harianjogja.com/2013/08/charly-Antara.jpg" alt="" width="314" height="213" /> JIBI/Harian Jogja/Antara
Charly Van Houten[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Vokalis Setia band, Charly Van Houten akan tampil bersama Komunitas Seni Pertunjukan Islam (KSPI) membawakan drama musikal bertajuk Jahilliyah di Gedung Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Jl Sriwedani pada 5 dan 6 Oktober 2013.

Advertisement

Mantan Vokalis ST 12 ini bahkan turut menyumbangkan satu lagu khusus berjudul Aku Bertanya dalam pentas yang akan berlangsung selama dua jam ini.

Knyut Y.Kubro, sutradara pertunjukan mengatakan drama musikal Jahilliyah adalah produksi perdana KSPI yang baru terbentuk dua bulan lalu.

Ada pun keterlebatan Charly tidak lain karena kapasitasnya sebagai musisi tergolong komplet. Charly, kata dia tidak hanya piawai menciptakan lagu pop melainkan lagu religi.

"Kapasitas Charly itu sejalan dengan konsep Jahillyah yang kental akan pesan religi," katanya kepada Harian Jogja, belum lama ini.

Drama ini akan didukung musik orkestra yang melibatkan 40 musisi dan melibatkan 100 pemain terdiri dari aktor, penyanyi dan penari.

Dalam pementasan itu, Charly akan menyanyikan dua lagu [Satu lagu ciptaan Charly] dari sekitar 20 lagu yang diyanyikan dalam pentas Drama Musikal Jahilliyah. "Dia [Charly] juga akan bermain Uruhu (alat musik gesek China)," ujar Knyut.

Menurut Knyut, pentas ini mencoba menafsirkan perilaku masyarakat modern yang masih melanggengkan perilaku zaman Jahiliyah.

"Banyaknya kasus korupsi hingga pertumpahan darah karena perbedaan suku, ras, dan agama yang marak mengisi pemberitaan belakangan ini adalah bukti bahwa zaman jahilliyah masih berlangsung," bebernya.

Selain didukung oleh Charly, ayah angkat mendiang Ustaz Jefry Al Buchory yakni Gus Oong juga akan tampil dalam pentas ini. Gus Oong akan bertindak sebagai narator. Adapun Rosa Rosadi ( aktor, dosen teater ISI Jogja) didapuk menjadi tokoh utama dalam pentas ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement