Advertisement
Mengenang Iwan Tirta di Museum Tekstil
Advertisement
[caption id="attachment_418570" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/22/mengenang-iwan-tirta-di-museum-tekstil-418569/iwan-tirta-pelepasan-burung" rel="attachment wp-att-418570">http://images.harianjogja.com/2013/06/iwan-tirta-pelepasan-burung-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" /> Foto Pelepasan burung merpati bagian dari acara mengenang Iwan Tirta
JIBI/Bisnis Indonesia/Reni Efita Hendry[/caption]
JAKARTA—Dalam rangka mengenang maestro batik Iwan Tirta yang meninggal 2010, PT Pusaka Iwan Tirta bekerjasama dengan Museum Tekstil Jakarta mengadakan kegiatan Tribute to Iwan Tirta : Unveling the untold story di Museum Tekstil Jakarta pada 21-25 Juni 2013.
Advertisement
Dalam perhelatan itu ditampilkan busana rancangn Anne Avantie, Chossi Latu, Musa Widyatmodjo, dan Poppy Dharsono yang terinspirasi dari karya koleksi ikonik Iwan Tirta pada tahun-tahun terakhir hidupnya.
“Acara ini merupakan salah satu wujud untuk mengenang, menghormati, dan menghargai karya seorang maestro batik Indonesia dalam arti yang sesungguhnya,” kata Musa Widyatmodjo, perancang busana senior yang juga Konsultan PT Pusaka Iwan Tirta, disela-sela penyelenggaraan Tribute to Iwan Tirta di Museum Tekstil, Jumat malam (21/6/2013).
Masing-masing perancang memperagakan empat busana yang terinspirasi dari karya koleksi Iwan Tirta. Selain itu, juga diadakan priva exhibition koleksi kain batik dan keramik masterpiece maestro batik mendiang Iwan Tirta yang belum pernah dipertunjukan kepada masyarakat umum.
Musa mengatakan batik yang dipamerkan itu merupakan maha karya mendiang Iwan Tirta. “Kain batik yang dipamerkan tidak boleh difoto oleh siapa pun. Boleh inspirasi tapi tidak boleh menduplikasi,” kata Musa.
Pada kegiatan tersebut, katanya, dipamerkan kurang lebih 150 koleksi kain batik dan keramik masterpiece dari Iwan Tirta yang belum pernah dipertunjukkan sang maestro kepada umum. Koleksi yang dipamerkan itu karya Iwan Tirta mulai 1970-an.
“Perhelatan karya adiluhur maestro batik Indonesia ini mewakili harapan semoga bisa menjadi andil bagi kami dalam mengemban cita-cita dan asa Iwan Tirta terhadap kejayan batik Indonesia, terwariskannya nilai-nilai luhur di balik keindahan batik kepada generasi muda harapan bangda, serta kian meningkatkannya apresiasi masyrakat terhadap masyrakat terhadap karya batik dan penciptanya,” kata Indra Riawan, Kepala Meseum Tekstil Jakarta.
Pelaksanaan Tribute to Iwan Tirta : The Unveiling of untold story diharapkan menjadi babak baru dari perjalanan maestro Iwan Tirta. Tidak hanya itu, imbuh Indra, hak cipta dan intelektual sang maestro pun wajib dilindungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Petani Diminta Siap Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan 80 Ribu Pompa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




