Advertisement

Sandhy Sondoro Pilih Daftarkan Lagu di Jerman

Rabu, 24 April 2013 - 16:54 WIB
Maya Herawati
Sandhy Sondoro Pilih Daftarkan Lagu di Jerman JIBI/SOLOPOS/Dwi PrasetyaSPECIAL NIGHT- (dari kiri ke kanan) Sandy Sondoro, Tompi, Glen Fredly saat membawakan lagu bersama pada acara A Special Night With di Sritex Arena Solo, Minggu (10/4) malam. Mereka membawakan sejumlah lagu untuk menghibur ratusan penggemar, acara tersebut juga merupakan rangkaian tuor 5 kota.< - i>

Advertisement

[caption id="attachment_399967" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/24/sandhy-sondoro-pilih-daftarkan-lagu-di-jerman-399966/sandy-sondoro-solopos-dwi-prasetya" rel="attachment wp-att-399967">http://images.harianjogja.com/2013/04/sandy-sondoro-SOLOPOS-Dwi-Prasetya-370x303.jpg" alt="" width="370" height="303" /> Foto Sandy Sondoro
JIBI/Solopos/Dwi Prasetya[/caption]

JAKARTA-Entah tak percaya atau tak berminat, penyanyi Sandhy Sondoro enggan mendaftarkan lagu-lagu ciptaannya ke badan hak cipta yang ada di Indonesia. Ia justru mendaftarkan seluruh karyanya di badan hak cipta Jerman, negara yang menjadi tempat awal dirinya berkarir di dunia musik.

Advertisement

Sandhy beralasan, bahwa kariernya masih berjalan di Jerman dan Eropa. Lagu-lagunya juga kerap diputar di statiun radio yang ada disana sehingga ia lebih memilih mendaftarkan hak ciptanya di Jerman.

"Saya masih berkarier di Jerman, lagu-lagu saya juga masih sering diputar di radio-radio Jerman dan Eropa. Jadi akan lebih baik mendaftarkannya di sana," tegas Sandhy di Jakarta, Rabu (24/4).

Ia menambahkan, alasan lain yang utama adalah mengenai royalti. Di Jerman, ia menjelaskan bahwa lagu-lagu yang dilindungi hak ciptanya di sana dijamin royalti seumur hidup, berbeda dengan Indonesia.

"Royalti saya dijamin seumur hidup. Sebenarnya itu pilihan aja, kalau memang nyaman di Indonesia ya silakan saja. Kebetulan saya masih aktif di Jerman," tegasnya.

Sandhy Sondoro memang mengawali kariernya di dunia musik sejak usia 19 tahun dengan mengamen atau sebagai musisi jalanan di Kota Berlin hingga akhirnya ia dilirik sejumlah produser disana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

MUI Jamin Tarhib Ramadan Tak Ada Muatan Politik

News
| Kamis, 29 Februari 2024, 11:47 WIB

Advertisement

alt

Kegiatan Spiritual dan Keagamaan Jadi Daya Tarik Wisata di Candi Prambanan

Wisata
| Kamis, 29 Februari 2024, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement